"Ada sinyal itu (koalisi). Tetapi belum konkret. Tetapi mesti lihat suara hasil Pemilu Legislatif dulu," kata Suryadharma usai bertemu JK di rumah dinas JK, Jalan Diponegoro 2A, Jakarta Pusat, Rabu (21/1/2009).
Namun demikian, menurut dia, koalisi tidak dibahas dalam pertemuan. "Memang bukan sampai ke situ. Tetapi, kalau insting politik, Partai Golkar dan PPP nggak jauh-jauhan. Ibarat setrum itu tinggal disambung kabelnya," kata Suryadharma.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita mempunyai kedekatan yang lebih dekat tentunya dibanding partai baru. Selain itu, komunikasi dengan Partai Golkar juga lebih mudah," ujarnya.
Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) ini mengatakan, partai berlambang Kabah ini terbuka dan membuka komunikasi. "Iya kami terbuka, membuka dialog dengan siapa saja,' kata dia.
PPP sebelumnya berencana mengundang JK untuk menghadiri Rakornas. Awalnya, JK bersedia hadir pada 24 Januari 2009 pukul 09.00 WIB. Namun karena jadwal diundur menjadi pukul 14.00 WIB, JK tidak bisa datang lantaran harus menghadiri acara di Bukit Tinggi, Sumatera Barat. (aan/iy)











































