"Pengalaman membuktikan, tidak banyak partai yang memperoleh 3 kursi di 1 dapil," ujar mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung kepada detikcom di Kantor detikcom, Jl Warung Jati Barat, Jakarta Selatan, Selasa (20/1/2009).
Meski demikian, Akbar tetap mendukung rencana Komisi Pemilihan Umum (KPU) menerapkan zipper system dalam penetapan caleg. Dengan mekanisme suara terbanyak, terang Akbar, affirmative action yang terkandung dalam zipper system pada penetapan daftar caleg jadi tak ada artinya. Karena itu upaya menerapkan zipper system pada penetapan caleg terpilih menjadi solusi terbaik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, KPU tengah mengusulkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu) untuk menerapkan zipper system dalam penetapan caleg terpilih. Dengan sistem itu, untuk setiap 3 celeg terpilih dari 1 parpol di 1 dapil, minimal salah satunya harus perempuan.
(sho/rdf)











































