"Biasanya menjelang Pemilu banyak satgas-satgas parpol yang mengenakan seragam mirip tentara," kata Kepala Pusat Penerangan TNI, Marsekal Muda TNI Sagom Tamboen, dalam silaturahim dengan wartawan di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (20/1/2009).
Sebab, lanjut Sagom, dalam netralitas TNI, semua prajurit dilarang berada di dekat tempat kampanye dan TPS. Sehingga, jangan sampai ada kesan dengan keberadaan satgas parpol mirip militer itu diidentikkan dengan anggota TNI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karenanya, Sagom juga mengingatkan kepada semua parpol agar sebisa mungkin menggunakan atribut dan seragam yang berbeda dan tidak sama dengan anggota TNI. "Kasihan TNI-nya dong, karena sama nanti disalahkan lagi," pintanya.
Dalam kesempatan itu, Sagom juga mengimbau agar semua parpol dan masyarakat tidak memasang bendera dan atribut parpol di tempat-tempat instalasi militer. "Mudah-mudahan ini dipahami semua parpol. Kita hanya mengingatkan agar parpol dan masyarakat tahu batas dan larangan itu," pungkasnya.
(zal/nrl)











































