Demikian penilaian Akbar Tandjung, tentang kontroversi muatan iklan-iklan parpol yang mulai marak di media massa. Mantan ketua umum Partai Golkar itu ditemui wartawan di Akbar Tandjung Institute, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (20/1/2009).
'
"Kalau yang bagus ya iklan Gerindra, karena dia fokus. Apa yang menjadi kekuatannya adalah orientasi yang kuat untuk mensejahterakan rakyat," kata dia.
Pujian juga ditujukan pada iklan Partai Demokrat karena gesit memanfaatkan peluang penurunan harga BBM untuk mengangkat citra parpol dan bakal capres mereka. Sangat wajar bila Partai Demokrat mempolitisir kebijakan pemerintah demi kepentingan politiknya, sebab kebetulan yang duduk di pucuk pemerintahan adalah SBY yang mendirikan parpol bersangkutan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iklan dari Partai Gerindra dan Partai Demokrat yang melibatkan anak-anak, pernah diadukan Bawaslu ke KPU sebagai tindak pelanggaran kampanye. Di dalam UU Pemilu pasa 82 ayat 2:J tegas disebutkan larangan pelibatan anak-anak dalam semua bentuk kegiatan kampanye, termasuk iklan.
Belakangan iklan terbaru Partai Demokrat versi penurunan BBM menuai cibiran karena dinilai telah melakukan klaim atas kebijakan pemerintah. Di satu sisi kebijakan pemerintah menurunkan BBM hingga tiga kali itu memang menjadi rebutan klaim berbagai parpol yang punya wakil di dalam kabinet Indonesia Bersatu.
(lh/iy)











































