Penurunan Harga BBM Bukan Prestasi SBY, Tak Tepat Dijadikan Kampanye

Penurunan Harga BBM Bukan Prestasi SBY, Tak Tepat Dijadikan Kampanye

- detikNews
Minggu, 18 Jan 2009 09:43 WIB
Penurunan Harga BBM Bukan Prestasi SBY, Tak Tepat Dijadikan Kampanye
Jakarta - Iklan penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) yang dijual Partai Demokrat (PD) mendapat kritikan dari Ketua Bidang Advokasi DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Syarif Bastaman.

Ia meminta  masyarakat bisa memilah, mana pemimpin yang sibuk mencari citra atau pemimpin yang punya karakter.

"Pemimpin yang bertanggung jawab adalah yang berani mengumumkan kebijakan yang tidak disuka oleh rakyat, bukan pemimpin yg senang mewartakan kebijakan yang menyenangkan masyarakat. Jadilah pemimpin yg berani tampil ketika suka maupun duka," ujar Syarif Bastaman dalam rilis yang diterima detikcom, Sabtu (17/1/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Caleg DPR RI dari Dapil Kota/Kabupaten Tasikmalaya dan Garut ini juga menyambut baik terjadinya sinergi kekuatan politik antara PDIP dengan PKB Gus Dur. Bagi Syarif, keinginan Yenny Wahid, bekas staf khusus Presiden SBY, berkampanye bagi PDIP sebagai pertanda kalau kebijakan SBY tidak sebaik yang digembar-gemborkan.

Sementara pengamat komunikasi politik dari Universitas Padjadjaran Ari Junaedi melihat, momen penurunan harga BBM yang dilakukan pemerintah sangat dimanfaatkan oleh tim kepresidenan untuk berkampanye.

"Padahal penurunan harga BBM yang dicicil sebanyak 3 kali bukan prestasi SBY tetapi memang sebuah keharusan. Sebab harga BBM dunia memang sudah turun. Jadi tidak ada prestasi luar biasa yang dilakukan SBY terkait penurunan harga BBM," papar Junaedi. (zal/nwk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini