Aksi yang digelar oleh Forum AMM DIY itu diikuti oleh anggota Pemuda Muhammadiyah, Ikatan Remaja Muhammadiyah (IRM), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Nasyiatul Aisyiah (NA), Kokam, Perguruan Silat Tapak Suci dll.
Aksi digelar di simpang empat Kantor Pos Besar Yogyakarta di Jl Senopati, Jumat (16/1/2009) mulai pukul 14.00 WIB. Sebuah mobil bak terbuka lengkap dengan perangkat pengeras suara dijadikan panggung orasi. Selama lebih kurang 2 jama arus lalu lintas dari kawasan Malioboro, Alun Alun Utara dan sekitarnya macet. Petugas dari Poltabes Yogyakart terpaksa mengalihkan arus lalu-lintas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
berisi tanda tangan dukungan warga Yogya terhadap Palestina.
Beberapa bendera Amerika Serikat (AS) dan Israel juga dibawa peserta kemudian diletakkan di aspal jalan. Kendaraan bermotor maupun pejalan kaki yang lewat oleh peserta diminta unjuk dilindas dan diinjak-injak.
Ketua Pemuda Muhammadiyah DIY, M. Arief Mahfud dalam orasinya menegaskan perang Palestina melawan Israel bukanlah perang agama. Sebab di Palestina banyak warga yang menganut bukan Islam, namun Kristen. Israel telah menembaki warga sipil terutama kaum perempuan dan anak-anak serta menghancurkan rumah sakit dan sarana umum lain dengan berbagai dalih.
Β "Yang dilakukan Israel adalah agresi militer yang sengaja hendak membinasakan rakyat Palestina. Itu adalah bentuk kekejaman dan kekerasan," tegas Arief disambut gema takbir dilanjutkan yel-yel hapuskan Israel dari peta dunia.
Setelah melakukan orasi secara bergantian, aksi diakhiri dengan membakar bendera AS dan Israel. Saat kedua bendera dibakar, massa meneriakkan yel-yel 'Amerika kita setrika, Israel kita cukil.'
(bgs/nrl)










































