KSAD: Silakan Rakyat Memilih atau Tidak

Capres Eks Jenderal

KSAD: Silakan Rakyat Memilih atau Tidak

- detikNews
Jumat, 16 Jan 2009 16:20 WIB
Jakarta - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Agustadi Sasongko Purnomo menegaskan para purnawirawan yang mencalonkan diri sebagai presiden pada Pilpres 2009 sudah tidak ada hubungan dengan institusinya. Karenanya, silakan kepada masyarakat untuk memilihnya atau tidak.

"Kalau untuk purnawirawan menjadi capres itu merupakan hak mereka. Mereka punya hak yang sama dan siapa yang bakal dipilih, tentunya yang akan memilih itu rakyat," kata Agustadi di sela-sela Menembak Bersama Wartawan dalam rangka HUT Dispenad di Markas Kodam Jaya, Cililitan, Jakarta Timur, Jumat (16/1/2009).

Agustadi mengatakan, para pensiunan yang saat ini menjadi capres, seperti SBY, Wiranto, Prabowo Subiyanto dan M Yasin, tidak ada lagi hubungan organisatoris maupun struktural dengan TNI AD. "Siapa pun yang milih silakan, rakyat yang tentukan. Jadi tidak ada hubungan dengan Angkatan Darat lagi," tegasnya lagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagaimana arahan Presiden SBY kepada TNI, khususnya di AD dalam Pemilu dan Pilpres mendatang? "Kita diminta harus netral," jawab Agustadi menyampaikan pesan SBY tersebut.

Sementara terkait permintaan tambahan anggaran, Agustadi mengatakan, untuk operasional tentunya TNI kekurangan. "Kalau nanti dikurangi, maka operasional kita kurang, kalau patroli kurang maka pelanggaran banyak seperti illegal logging, perompakan dan lain-lain," ungkapnya.

Namun Agustadi berharap, pemerintah bisa memenuhi tambahan anggaran tersebut. "Kita harapkan seperti itu, tentara itu patuh, tidak dikasih juga tidak apa-apa, tapi konsekuensinya seperti itu," pungkasnya. (zal/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads