Tifatul dengan menggunakan Mercy Silver tiba di Polda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, pukul 13.00 WIB, Kamis (15/1/2009).
Tifatul mengaku tidak akan mundur meskipun telah ditetapkan sebagai tersangka karena demo mendukung Palestina yang dianggap sebagai tindakan mencuri start kampanye.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tifatul yang mengenakan kemeja putih mengatakan, soal aksi PKS pada 2 Januari 2009 lalu bukanlah aksi main-main. Aksi itu adalah aksi kemanusiaan bukan kampanye.
"Berangkat dari keprihatinan kami atas begitu banyaknya korban rakyat sipil di Palestina. Soal HAM adalah universal. Dimana pun terjadi akan kita bela," ujarnya.
Bapak terima status menjadi tersangka?
"Kita akan bicara. Tanyakan kok tiba-tiba jadi tersangka," jawabnya.
Tifatul menyatakan dirinya menerima surat panggilan pada Senin (12/1/2009). Namun berhubung ia sedang berada di luar kota, maka tidak bisa memenuhi panggilan polisi. "Saya lagi di Bandung," imbuhnya.
Bagaimana dengan pamakaian atribut partai dalam aksi tersebut?
"Tidak ada itu dalam UU," jawabnya.
Tifatul saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Tifatul datang bersama dua tersangka lainnya yakni Ketua DPW PKS DKI Jakarta Triwicaksana dan Ketua DPD PKS Jakarta Pusat Agus Setiawan. (gus/iy)











































