PKS Diuntungkan, Panwaslu Tak Ambil Pusing

Tifatul Jadi Tersangka

PKS Diuntungkan, Panwaslu Tak Ambil Pusing

- detikNews
Kamis, 15 Jan 2009 08:53 WIB
PKS Diuntungkan, Panwaslu Tak Ambil Pusing
Jakarta - Penetapan Tifatul Sembiring sebagai tersangka pelanggaran pidana pemilu dinilai pengamat justru akan menguntungkan PKS. Simpati akan semakin mengalir ke partai itu. Menanggapi kemungkinan tersebut, Panwaslu DKI tak mau ambil pusing.

"Itu bukan area kita. Tugas kita bukan pada area politik. Tugas kita pada area bagaimana secara substansi dan prosedur mekanisme pemilu ini dijalani secara baik dan benar," ujar Ketua Panwaslu DKI Ramdansyah saat dihubungi detikcom, Kamis (15/1/2009).

Ramdan menolak tegas jika dikatakan PKS telah dizalimi. Menurutnya, justru PKS yang telah menzalimi parpol lain dengan menggunakan waktu yang bukan haknya untuk kampanye rapat umum.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Justru saya melihat PKS yang menzalimi partai lain. Tanggal 2 Januari itu bukan jadwalnya PKS kampanye," ucapnya.

Apalagi kampanye rapat umum belum dimulai. Selain melanggar jadwal parpol lain, PKS juga melanggar jadwal tahapan kampanye yang ditetapkan KPU. Karena itu, yang dilakukan PKS dengan demo berbau kampanye itu, menurut Ramdan, adalah pelanggaran berlapis. "Saya tidak tahu lagi bagaimana menyebutnya," ucapnya.

Menanggapi tudingan Tifatul yang menyebut Panwaslu tidak sensitif terhadap isu Palestina, Ramdan menegaskan pihaknya tidak mempersoalkan demo PKS secara substansial. Yang dipersoalkan adalah prosedurnya. Karena itu Ramdan menolak jika dikatakan pihaknya tidak sensitif.

"Salah besar kalau PKS menganggap Panwaslu sebagai orang yang tidak menghargai hak-hak politik warga negara untuk menyampaikan pendapatnya, terutama soal Palestina," tegasnya.

"Namun ketika substansinya benar, bersih, untuk menyampaikannya pun harus dengan cara yang bersih. Ketika partainya berbicara soal keadilan, maka kita juga harus menempatkan keadilan buat partai-partai lain," imbuhnya. (sho/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads