Di ponpes pimpinan KH Irfan Soleh itu, bakal capres itu menuturkan kisah suksesnya memimpin Jakarta. Tak lupa Sutiyoso menyatakan diri sebagai warga NU.
"Sekarang di Jakarta sekolah gratis sampai SMU. Ada jaminan kartu sehat bagi keluarga miskin dan setiap kelurahan diberikan dana," tutur dia, Rabu (14/1/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selepas krisis ekonomi 1998, Jakarta tidak mempunyai kemampuan cukup. Tapi sekarang APBD-nya sudah mencapai Rp 21 trilyun," bangganya.
Pidatonya selama kurang lebih 45 menit itu disampaikan Bang Yos dalam bahasa Indonesia dan Jawa. Sebagai penutup dia mengaku telah memperoleh restu dari Gus Dur atas langkahnya untuk berkompetisi dalam Pilpres 2009.
"Saya ini juga keluarga NU," tandasnya.
Sebelumnya KH Irfan Soleh menyampaikan sedikit sambutannya selaku tuan rumah. Pemimpin Ponpes Ribat Al Hamidiyyah, Bahrul Ulum, ini mendoakan agar cita-cita Sutiyoso dapat tercapai pada waktunya nanti.
"Semoga apa yang dicita-citakan dikabulkan Allah. Yang penting, syarat utama pemimpin itu memegang agama Islam," ujar ulama muda yang menjadi caleg PPP untuk DPRD Jawa Timur itu.
(ndr/lh)










































