"Padahal Pak JK yang menangani bidang perekonomian. Giliran yang terkesan menguntungkan rakyat, diumumkan oleh SBY. Ini cara-cara yang tidak fair," keluh Zainal Bintang, Ketua Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi DPP Partai Golkar, ketika berbincang dengan detikcom, Rabu (14/01/2009).
Β
Menurut Zainal, alasan SBY yang mengatakan bahwa harga BBM turun sebagai bentuk bahwa dirinya adalah pro-rakyat adalah sesuatu yang keliru. Karena menurutnya, menurunkan harga BBM adalah keniscayaan, lantaran harga minyak dunia yang turun.
Pun, secara bertahap SBY akan selalu tampil di media dan mengumumkan penurunan harga
BBM. Menurut Zainal, langkah yang dilakukan SBY menunjukkan bahwa ia hanya mementingkan citra dirinya dan partainya saja sebagai modal untuk kampanye menyongsong Pemilu 2009.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Zainal mengatakan bahwa sikap ini juga menunjukkan jika kepribadian dan
sikap SBY sudah tidak pantas lagi untuk berduet dengan Jusuf Kalla, yang masih menjunjung etika politik.
"Kader Golkar akan berpikir 100 kali untuk orang-orang yang punya cara seperti ini. SBY
terlalu ambisius dan tidak peduli etika berpolitik," katanya.
Sesuai dengan hasil Rapimnas partai Golkar pada bulan Oktober lalu, Partai Berlambang
Beringin ini akan mengumumkan capres dan cawapres nya usai pemilu legislatif yang akan
digelar pada bulan April 2009. Meski demikian, sebagian kalangan menganggap bahwa duet
SBY-JK akan kembali dipertahankan. (gun/gah)










































