Kesepuluh nama ini masuk melalui Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PPI selama dua hari, 9-11 Januari 2009 di Hotel Sahid Sudirman. Kesepuluh nama tokoh di antaranya, Susilo Bambang Yudhoyono, Jusuf Kalla, Prabowo Subianto, Sri Sultan HB X, Rizal Ramli, Hasanudin Yusuf, Agusrin M Najamudin ,Freddy Numberi, Sandiaga Uno dan Nico Silitonga.
"Ini bukan keputusan final dan sekedar rekomendasi. Capres PPI baru akan diputuskan dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) PPI bulan Februari mendatang," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PPI Nico Silitonga kepada wartawan di sela-sela penutupan Rakornas PPI di Hotel Sahid Sudirman, Jl Jendral Sudirman, Jakarta, Minggu (11/1/2009) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita harus punya posisi tawar dalam Pilpres 2009 nanti. Kalau suara PPI signifikan dan capres yang ada tidak layak, saya juga cukup percaya diri. Jangan-jangan sindrom Barrack Obama bisa muncul di sini," jelasnya.
Nico mengatakan, selain membicarakan masalah capres, dalam rakornas juga dibahas bagaimana partainya bisa mencapai target perolehan suara Pemilu sebesar 7 persen hingga 8 persen atau 40 sampai 50 kursi di parlemen.
"Dengan demikian pemuda bisa melakukan perubahan sistem kita, di mana pemuda tidak menjadi parlemen jalanan terus," tandasnya.
(zal/mok)











































