"Tidak masalah. Malah sekarang sudah jelas. Kalangan grassroot sudah tahu kalau Arif bukan di PDIP," kata Ketua DPC PDIP Kota Surabaya Saleh Ismail Mukadar saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Sabtu (10/1/2009).
Saleh mengatakan sejak lama sudah mengetahui "perselingkuhan" Arif dengan beberapa partai di Surabaya. "Dia ke Demokrat, perselingkuhannya itu jadi jelas dan itu semakin bagus," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia pun mengungkap rahasia bahwa Arif sebenarnya pernah terdaftar sebagai anggota PDIP dan mempunyai kartu keanggotaan.
Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com dari berbagai sumber, meski Arif Afandi dalam pilwali 2004 lalu dipinang PDIP dengan dipasangkan dengan Bambang DH namun tetap menolak bergabung di PDIP.
Arif memilih berada di posisi independen. Tawaran sejumlah parpol banyak yang ditolaknya dengan halus. Namun toh, dalam perjalanannya akhirnya Arif harus memilih sikap politik.
Arif Afandi yang banyak disebut-sebut sebagai calon walikota terkuat pada 2010 ini akhirnya resmi menjadi Ketua Partai Demokrat Jatim Bidang Informasi dan Komunikasi. (gik/asy)











































