Hal tersebut diungkapkan KH Mustofa Bisri alias Gus Mus saat menerima kedatangan Ketua Umum DPP PAN, Soetrisno Bachir di kediamannya Pesantren Raudhatul Thalibin, Rembang, Jawa Tengah, Sabtu (10/1/2009).
Dalam perbincangannya dengan SB, kiai yang juga dikenal sebagai seniman ini mengatakan, pengekangan yang dilakukan rezim orde baru membawa dampak buruk bagi masyarakat. Sebab begitu penguasa orde baru, masyarakat merasa semua hal boleh dilakukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Gus Mus menyeragamkan kemajemukan adalah menyalahi fitrah, sebab Tuhan memang menjadikan manusia dalam kemajemukan. Karena itu dia berharap para politisi lebih mengedepankan kepentingan bangsa dari pada partai atau golongan.
"Kita berharap pada tokoh muda seperti Soetrisno Bachir semoga menjadi negarawan yang memikirkan negara ini," ujar Gus Mus.
(djo/djo)











































