"Partai moderen yang paling kuat adalah Partai Golkar. Karena Golkar memiliki fasilitas sangat kuat dan besar," kata Fachri dalam diskusi di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Jumat (9/1/2009).
Fachri tidak terlalu mengindahkan hasil-hasil survei sejumlah lembaga. Alasannya beberapa hal metodologis yang digunakan belum terlalu kuat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Golkar Burhanudin Napitupulu, dalam diskusi yang sama, mengomentari hasil survei mengenai partainya mengaku cukup terkejut.
"Kok bisa Golkar hanya dapat suara 11 persen, sementara adik kelas kita loncat di atas kita (Demokrat). Saya pikir ada yang salah," terangnya. (ndr/nrl)











































