Pemandangan serupa terjadi di sepanjang Jalan Soepomo-Sahardjo, Jakarta Pusat. Pantauan detikcom di lokasi, bendera partai tidak hanya menancap di tepi, tetapi ada yang juga yang dipasang di tengah. Maka jangan heran, jika bendera seukuran 5x5 meter tertiup angin, banyak rambu lalu lintas (lalin) bakal terhalang.
Hal ini tentu berbahaya bagi setiap pengendara, terutama saat malam tiba. Pengemudi mobil atau motor tak tahu kapan lampu berubah warna.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Subur, pemasangan atribut partai di tengah jalan memuat kesan kumuh. Ia menyarankan agar instansi berwenang dapat melakukan tindakan atas hal ini.
"KPU harusnya tegas, jangan pilih kasih. Selama ini diem-diem aja sih," cetus pria yang sudah 15 tahun jadi security ini.
Hal senada juga diungkapkan oleh Wardi (41), seorang pengendara mobil yang melintas di perempatan Tebet dalam. Ia mengkhawatirkan jika pemasangan atribut ini dilakukan oleh semua partai politik peserta pemilu.
"Kalau semua bendera partai dipasang kayak gini, bisa-bisa sering kecelakaan," tandas pria berkacamata ini.
Tentu kita berharap partai politik tidak hanya menuhankan agenda kampaye semata. Karena masyarakat kita sudah cerdas menilai, mana partai yang pro-etika dan mana yang haus kekuasaan.
(ape/gah)











































