"Hasil pleno, kami sepakati demo PKS itu adalah kampanye dalam bentuk lain (rapat umum)," kata anggota Bawaslu Bambang Eka Cahya Widodo di Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (7/1/2008).
Sesuai dengan peraturan KPU No 19/2008, kampanye berbentuk rapat umum baru akan dimulai pada 16 Maret 2009 mendatang. Dalam kasus demo anti Israel dengan mengerahkan massa, PKS disinyalir mencuri start kampanye.
Bambang mengatakan, ada unsur kampanye dalam demo PKS yang digelar di Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) itu. Misalnya, digunakannya atribut bertuliskan angka 8 yang merupakan nomor urut PKS pada pemilu. Kemudian, diketahui ada calon legislatif (caleg) PKS yang turut berorasi dalam demo itu.
"Orasi itu bisa ditafsirkan sebagai visi dan misi luar negeri PKS. Dan dia (PKS) mengumpulkan massa yang katanya mencapai 200 ribu," jelas .
Menurut Bambang, Panwas DKI Jakarta telah mencoba menggelar perkara dengan Polda Metro Jaya seputar demo PKS itu, namun ditolak.
"Katanya polisi tidak bisa membuktikan adanya unsur kesengajaan bahwa PKS itu kampanye," pungkas Bambang. (irw/iy)











































