"Kami belum mampu. Memang belum pernah iklan," kata Rizal usai meresmikan "Rumah Perubahan" di Jl Panglima Polim V, Jakarta, Selasa (6/1/2009).
Karena itu, lanjut Rizal, dirinya berterima kasih pada mantan Kapolri Jenderal Sutanto yang dahulu pernah menyebutkan dirinya dalam kasus demo kenaikan BBM. "Terima kasih kepada mantan Kapolri telah membantu memperkenalkan kami kepada masyarakat," ujarnya.
Menanggapi iklan Golkar, Rizal justru bingung siapa yang berhasil dalam pemerintahan, SBY atau JK. Karena JK memang punya peranan penting di bidang ekonomi pada awal pemerintahan. Tapi dalam 10 bulan terakhir, bidang ekonomi sudah diambil oleh Menkeu Sri Mulyani.
"Saya bingung yang berhasil itu SBY atau JK? Tapi saya tidak mau komentar masalah iklan biar masyarakat yang menilai," imbuhnya.
(gus/nrl)











































