Wiranto Minta Bawaslu Awasi Lembaga Survei

Wiranto Minta Bawaslu Awasi Lembaga Survei

- detikNews
Selasa, 06 Jan 2009 12:33 WIB
Wiranto Minta Bawaslu Awasi Lembaga Survei
Jakarta - Hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) terus memicu kontroversi. Ketua Umum Partai Hanura Wiranto meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk proaktif mengawasi dan memberikan sanksi jika lembaga survei tidak akurat.

"Harus ada badan untuk mengawasi itu dan ini memang di Bawaslu. Bawaslu harus bisa memberikan sanksi-sanksi pada saat survei itu tidak akurat," ujar Wiranto.

Hal itu disampaikan Wiranto di sela-sela rakernas Partai Hanura, di Menara Gracia, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (6/1/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Wiranto, lembaga survei harus jelas asal-usulnya. Jangan sampai lembaga survei yang seharusnya transparan malah menjadi alat politik.

"Masalahnya siapkah Bawaslu ketika survei digunakan sebagai alat politik. Apalagi lembaga survei semakin banyak. Kan perlu aturan main jelas," kata mantan Panglima TNI ini.

Wiranto mengklaim, hasil survei LSI yang menunjukkan suara Hanura jeblok tidak sesuai dengan hasil survei internal partainya. Berdasarkan hasil survei internal, Hanura masuk 5 besar.

"Ternyata hasilnya beda jauh sekali dengan hasil survei yang dilakukan lembaga survei. Makanya saya meragukan," pungkas Wiranto.

LSI merilis hasil survei terbaru yakni suara PD unggul dibanding PDIP dan Golkar. Sedangkan suara Partai Hanura tidak masuk 5 besar dan berada di urutan bawah.

Berikut hasil survei LSI:

1. Partai Demokrat = 23%
2. PDIP = 17,1%
3. Golkar = 13.3%
4. PKB = 4,8%
5. PKS = 4,0%
6. Gerindra = 3,9%
7. PAN = 3,4%
8. PPP = 3,1%
9. Hanura = 1,3%
(nik/iy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads