Selain nama Gus Dur nama lain yang masuk adalah SBY, Sultan HB X, dan Muhaimin Iskandar Sendiri. Hal itu diungkapkan Muhaimin dalam acara Temu Tokoh NU-PKB di Ponpes Nurul Ikhsan, Dusun Nggeger, Desa Girirejo, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (20/12/2008).
"Nama-nama banyak sekali. Dari dalam ada nama saya, ada nama Gus Dur, ada nama SBY ada nama Sri Sultan. Muncul nama-nama itu. Yang akan kita godok terus pematangannya," kata Muhaimin yang akrab disapa Cak Imin itu.
Cak Imin menyatakan, sampai saat ini, keempat nama itu oleh DPP sedang dilakukan inventarisasi dan penggodokan. Nama yang sudah muncul akan dibawa ke forum konvensi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aspirasi itulah, tambah Muhaimin, yang akan menentukan siapa nanti presidennya," tambahnya.
Untuk calon wakil presiden, Muhaimin menegaskan, belum berpikir sampai ke tingkat penetapan calon. PKB saat ini masih akan konsentrasi pada penggodokan capres dulu.
"Kita akan konsentrasi kepada calon presiden dulu setelah itu baru ke wakilnya. Trentu itu kita akan hitung prospek dan koalisinya. Itu pada prisnipnya siap untuk mempertimbangkan dan koalisi pada siapaun. Untuk mengusung presiden itu," beber Muhaimin.
Dalam menetapkan siapa calon presiden. DPP PKB memberikan beberapa pertimbangan kepada calon. Di antaranya catatan perjalanan, track record, integritas, komitmen, kemudian kemampuannya. (gah/asy)











































