Detik-detik menjelang satu Ramadan ungkapan cinta bertaburan di seantero dunia menyambut hangat Ramadan ditandai dengan jalinan silaturahim melalui surat, telepon, SMS, email, atau bahkan rangkaian acara-acara khusus menyambut tamu agung ini.
Cinta yang diberikan-Nya bukanlah sesuatu yang abstrak. Setidaknya dengan Ramadan mereka yang terbiasa sibuk sedemikian rupa akan mempercepat aktivitasnya agar segera tiba di rumah untuk menikmati berbuka penuh cinta bersama keluarga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kata Rasul, saling mencintai dan berkasih sayanglah kepada sesama yang di bumi maka seluruh yang di langit akan mencintai dan mengasihimu.
Cinta sosial, Allah berikan juga kesempatan manusia untuk mengaplikasikannya saat-saat bersama melakukan shalat tarawih berjamaah, saling menghantarkan makanan berbuka kepada tetangga, juga tak lupa memberi sedekah dan hidangan berbuka kepada pengemis, fakir miskin, dan anak yatim-piatu.
Bahkan menjelang hari akhir Ramadan wujud cinta juga terealisasi dengan mengeluarkan sebagian harta kita untuk zakat guna melengkapi proses pembersihan diri menuju kesucian.
Infaq, sedekah, dan zakat yang kita keluarkan adalah bukti cinta kita kepada Allah sekaligus menegaskan bahwa kita tak termasuk orang-orang yang cinta harta dunia dan sadar akan adanya sebagian hak orang lain dari apa-apa yang kita miliki.
Rosi Sugiarto
Pondok TK Al Firdaus BSB Mijen Jatisari Semarang
rosi.sugiarto@pajak.go.id
085641765201
(msh/msh)











































