Kekuasaan

Kekuasaan

- detikNews
Kamis, 28 Agu 2008 09:23 WIB
Kekuasaan
Jakarta - The Power Tendend to Corrupt adalah sebuah adagium politik yang memang benar adanya. Meskipun tidak semestinya kekuasaan itu digunakan hanya untuk memperkaya diri, merampok uang rakyat, mark up anggaran, suap (gratifikasi), dan lain sebagainya.

Lihat saja diberbagai media cetak dan elektronik. Para politisi banyak yang diperiksa KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dan ketangkap basah sedang mencairkan uang suap.

Mereka tidak malu-malu. Rakyat cuma menjerit sakit hatinya melihat kelakuan para pejabat yang nota bene wakil rakyat. Ternyata hanya sekedar kamuflase. Mereka cuma memperkaya diri sendiri dan keluarganya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kekuasaan hendaknya dijadikan sebagai alat untuk mengendalikan, memajukan, memakmurkan kehidupan bangsa. Kekuasaan merupakan amanah yang diemban oleh seseorang yang telah diberikan oleh rakyat selaku pemegang kekuasaan tertinggi dalam struktur pemerintahan.

Keberadaan partai saat ini rata-rata semuanya hanya berebut kursi dan memikirkan bagaimana cara memperoleh kekuasaan (power oriented). Sementara rakyat yang memberi amanah tidak dipikirkan.

Kekuasaan hendaknya dibarengi dengan integritas yang kuat para pemegang amanah agama. Bukan hanya sekedar dijadikan komoditi politik, moral, dan etika. Mesti dikedepankan dan dijadikan sebagai landasan hidup berpolitik yang sehat.

Insya Allah jika para pemegang kekuasaan jujur dan amanah serta berkeadilan maka adagium semacam ini bisa terbantahkan dan tidak mutlak adanya. Hendaknya adagium semacam ini dijadikan sindiran dan tamparan buat para pemegang kekuasaan untuk tidak berlaku demikian.

Ghie
Melong Raya Cimahi
paradigma.rider@yahoo.co.id
02292554639

(msh/msh)


Berita Terkait