Ketika Sang Imam di Indonesia

Ketika Sang Imam di Indonesia

- detikNews
Rabu, 09 Jan 2008 09:31 WIB
Ketika Sang Imam di Indonesia
Jakarta - Tanggal 22 Juni 2000 Hazrat Mirza Tahir Ahmad, Imam Jemaat Ahmadiyah International tiba di Jakarta atas undangan IFIS (International Forum On Islamic Studies), sebuah organisasi yang diketuai oleh Prof Dr Dawam Rahardjo, salah seorang cendekiawan Muslim yang juga ketua ICMI.

Dalam kunjungannya di Indonesia, Hazrat Mirza Tahir Ahmad bertemu dengan sejumlah pejabat di tanah air saat itu seperti Ketua MPR Amin Rais, Presiden Abdurrachman Wahid, dan berdiskusi tentang banyak hal.

Selain itu beliau Hazrat Mirza Tahir Ahmad juga mendapat undangan seminar-seminar baik di Jakarta maupun daerah, yang membahas dari Homeophaty, salah satu pengobatan alternatif masa kini, sampai seminar keagamaan yang diselenggakan oleh Fakultas Filsafat Universitas Gajah Mada Yogyakarta dan IAIN Imam Bonjol Padang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kehadiran beliau sangat mendapat sambutan hangat di tengah-tengah kaum cendekiawan saat itu. Dalam dialognya, pertanyaan mereka para cendekiawan Muslim begitu lugas, bebas, dan hangat. Suasana diskusi saat itu benar-benar dapat diterima oleh kalangan intelektual.

Bahkan Prof Amin Rais sangat mengagumi perjuangan Jemaat Ahmadiyah sebagai Jemaat yang masih menyebarkan Islam di zaman ini. Jemaat Ahmadiyah telah mendapat simpati di kalangan cendekiawan Muslim karena telah sukses bertabligh salah satu negara Eropa seperti Jerman, kilas Amin Rais saat itu.

Ibu Khofifah Indarparawangsa, yang saat itu menjabat sebagai Menteri Pemberdayaan Wanita juga mengagumi Jemaat Ahmadiyah karena Ahmadiyah benar-benar menjunjung tinggi perdamaian. Kaum wanitanya dalam Jemaat juga sangat aktif turut serta dalam menggalakkan pengobatan Homeophaty, begitu katanya.

Pendek kata, pendapat-pendapat tentang Jemaat Ahmadiyah saat itu sangat positif di kalangan cendekiawan Muslim tanah air.

Mudah-mudahan dapat mengingatkan kita sehubungan banyaknya kontroversi akhir-akhir ini mengenai keberadaan jemaat Ahmadiyah di Indonesia, yang sudah seharusnya dapat diterima sebagai bagian anak bangsa walaupun berbeda keyakinan.

Fajrina
Jl Pandean 3 No 16 Kediri
fajrina01@yahoo.com
08161412255


foto/ist
(msh/msh)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads