Koruptor di Televisi

Koruptor di Televisi

- detikNews
Jumat, 28 Des 2007 08:28 WIB
Jakarta - Mengikuti pemberitaan (hampir) seluruh stasiun TV baru-baru ini sedang ramai memberitakan kasus-kasus artis tertangkap karena kasus Narkoba. Kita, memang harus prihatin atas kasus ini.

Mereka yang 'notabene' menjadi publik figure masyarakat terjebak dengan kasus tersebut yang kalau kita pikir-pikir kurang apakah mereka. Uang mudah mereka dapatkan, popularitas sudah/sedang/telah mereka rasakan.

Ya, itulah dunia kertisan yang 'katanya' dekat sekali dengan penggunaan jenis narkoba. Tapi, jangan dilupakan juga kalau mereka juga sudah memberikan andil untuk menghibur masyarakat dengan 'acting'-nya di film, syairnya di lagu, dan leluconnya yang menghibur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika, kebanyakan artis yang tertangkap sebagai pengguna narkoba, dia tidak bergelimang harta tapi justru sedikit demi sedikit merusak raga dan fikirannya. Jadi, menurut hemat saya janganlah menjadi pemberitaan yang 'Besar'.

Bahkan terkesan 'membesar-besarkan' berita tersebut untuk sekedar menjadikan tayangan TV menjadi favorit. Kita justru memberikan simpati dan pendekatan yang justru memberikan semangat kepada mereka untuk menjauhkan bahkan meninggalkan barang 'haram' tersebut.

Sekarang, kita tengok jenis 'kriminalitas' lainnya - KORUPSI. Penyakit satu ini yang kalau menurut saya lebih bahaya daripada pengguna Narkoba.

Koruptor mengambil hak yang menjadi milik orang lain, memperkaya dengan megambil 'harta' orang lain. Pemborosan, dan akibat-akibat lainnya yang secara tak sadar mungkin kita rasakan dampaknya sekarang atau masa mendatang.

Jadi, untuk turut memberantas penyakit 'korupsi' ini, TV juga punya andil besar memberikan efek jera dan takut pada si koruptor-koruptor. Jangan cuma menayangkan artis yang tersandung narkoba.

Koruptor-koruptor juga harus kita besar-besarkan. Biar mereka kapok, malu, dan akhirnya meyadari perbutannya yang 'ngerusak' kesejahteraan hidup orang lain. Sementara si koruptor makin 'sehat', 'padat', dan 'kaya-raya'.

Abhinaya
PT. Indomilk Jakarta
abhinaya@yahoo.co.id
021-8710211

(msh/msh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads