Tahun Baru: Tradisi atau Kondisi

Tahun Baru: Tradisi atau Kondisi

- detikNews
Selasa, 25 Des 2007 09:13 WIB
Tahun Baru: Tradisi atau Kondisi
Jakarta - Hampir sepekan ini Jakarta terlihat lengang. Jalan Jenderal Sudirman hingga MH Thamrin yang biasanya dipenuhi oleh berbagai macam jenis kendaraan terlihat sepi.

Situasi seperti ini mungkin akan terjadi hingga menjelang pergantian tahun. Maklum kantor-kantor banyak yang sudah meliburkan karyawannya menjelang Idul Adha selikaligus menyambut Natal dan Tahun Baru. Β 

Penduduk Jakarta berbondong-bondong untuk bisa merayakan Lebaran, Natal dan Tahun Baru di kampung halaman. Mereka tidak peduli harus berdesak-desakan atau melewati kemacetan, yang penting bisa bertemu sanak saudara dan keluarga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah semua berlalu kampung halaman akan ditinggalkan. Perasaan senang dan sedih seakan-akan menyatu. Mau tidak mau mereka harus kembali ke Jakarta untuk melanjutkan kegiatan dan aktivitas yang sudah menunggu. Β 

Seiring dengan kembalinya para pemudik ke Jakarta sudut jalanan pasti akan kembali macet dan sembaraut. Kurang lebih keadaannya seperti paska lebaran Idul Fitri beberapa bulan lalu. Ditambah lagi beberapa ruas jalan di Jakarta yang sedang dilaksanakan pembangunan ruas jalur transjakarta dan tingginya curah hujan belakangan ini yang akan memperlambat laju kendaraan.

Tahun Baru seharusnya bisa menjadi suatu pembelajaran buat kita semua. Paling tidak kita sedikit berpikir bagaimana mengatasi masalah-masalah yang kita keluhkan bersama pada tahun sebelumnya. Atau semua keluhan kita ini hanya sebatas tradisi yang dikondisikan? Β 

Daphe
Pik Bok C11 No 12 Cakung Jakarta Timur
daphe_sos@yahoo.com
021-988-22078
(msh/msh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads