Busway Egoisme Kita
Rabu, 14 Nov 2007 09:27 WIB
Jakarta - Busway. Sepertinya menjadi sebuah isu yang negatif dari beberapa kalangan warga DKI Jakarta yang anti dengan nama tersebut. Saya melihat kita ini adalah bagian dari warga DKI Jakarta yang hampir 80% pengguna kendaraan umum. Apa yang menjadi kendala bagi warga pengguna kendaraan umum selama ini yaitu operator kendaraan umum yang tidak mempedulikan hak orang lain. Sebagai contoh polusi yang ditimbulkan oleh bus, metromini yang tidak layak jalan, dan kerap menurunkan penumpang sebelum tujuannya, serta bertindak ugal-ugalan.Saya selama ini merasakan ketidaknyamanan ini. Beberapa kali kejadian-kejadian kecelakaan yang ditimbulkan oleh supir-supir tembak yang menimbulkan masalah bahkan hingga mengancam jiwa penumpangnya. Sejak adanya Busway yang menjadi barometer angkutan massal kota Jakarta mulai terlihat manfaat yang didapatkan oleh warga Jakarta, yaitu kenyamanan, keamanan, dan ketertiban. Walaupun memang masih jauh dari harapan, tapi paling tidak busway dapat memberikan solusi yang lebih baik bagi pengguna kendaraan umum. Jadi kalau egois kita bisa kita kesampingkan dan mendahulukan kepentingan publik daripada kepentingan sepihak. Contohkan juga bagi pejabat atau orang kaya untuk tidak menggunakan kendaraan pribadi. Gunakan busway sebagai kendaraan anda. Jadi jika tidak ingin macet kendaraan pribadi anda masukkan dulu di garasi anda. Gunakan sarana publik yang dapat digunakan bersama-sama. Syahrial AffandyJl Mardani Raya No 69 A Jakarta Pusataffandysyahrial@leadership-park.com4226830
(msh/msh)











































