Subsidi BBM yang Dibatasi

Subsidi BBM yang Dibatasi

- detikNews
Kamis, 08 Nov 2007 12:07 WIB
Jakarta - Dengan ini kami ingin mencoba menyampaikan pandangan maupun dukungan kepada pemerintah untuk mengatasi melonjaknya harga minyak dunia, untuk antisipasi kebutuhan BBM dalam negeri baik untuk sementara waktu maupun waktu jangka pendek, menengah dan jangka panjang. Jika pemerintah akan membatasi subsidi BBM memang sedikit lebih ada jalan namun masih ada kelemahan, seperti misal:1. Untuk subsidi premium hanya diperuntukan angkutan umum2. Untuk kendaraan pribadi harus menggunakan pertamax.3. atau hemat energidi sini masih ada peluang untuk kekurangannya: untuk hemat tentu disesuaikan kebutuhan:- angkutan umum bisa berbalik menumpuk dan menjual BBM kembali- sementara kendaraan pribadi yang ingin ekonomis bisa kerja sama dengan sopir kendaraan umum- angkutan bak tebuka maupun box yang plat hitam yang digunakan untuk mengangkut barang dan bahan kebutuhan pokok akan berpengaruh biaya operasi akan meningkat, sehingga harga jual semua kebutuhan bahan pokok menjadi lebih mahal Untuk itu kami ingin usul tentang peruntukan BBM dan penggunaan kendaraan secara cermat dan tepat guna. Sebagai contoh:a. kendaraan pribadi (plat hitam) motor, mobil dan mobil mewah maupun mobil yang kuno hanya disediakan BBM pertamax saja yang harganya ditentukan oleh Pertamina, sehingga naik turunnya harga bisa menyesuaikan harga minyak dunia (tentu yang pandai berhitung akan berusaha hemat atau tidak usah punya kendaraan pribadi sama sekali).b. untuk angkutan umum plat kuning sebisa mungkin harus berubah memakai kendaraan yang bahan bakarnya minyak solar atau gas saja, yang disubsidi pemerintah supaya ongkos naik kendaraan Umum bisa terjangkau dan ekonomis serta menjadi pilihan publik.c. untuk BBM premium harus ditiadakan sementara waktu atau pemerintah memberlakukan pabrikan kendaraan supaya produksi motor maupun mobil hanya dengan pemakaian BBM Pertamax saja, untuk kendaraan niaga (bak terbuka maupun box) supaya ber BBM solar atau gas d. jika sudah berjalan normal pemerintah bisa mengadakan BBM pilihan baik premium, pertamax dll tidak usah disubsidi agar Pertamina bisa menentukan naik turunnya harga BBM, sehingga publik bisa menentukan sendiri mau pakai mobil atau motor.e. untuk angkutan umum supaya selalu menjadi perhatian pemerintah (mau tetap disubsidi atau bisa terkendali)f. untuk busway, subway dan monorel harus tetap berjalan sebagai solusi alternatifg. ongkos tol dan parkir bisa menyesuaikan tingkat inflasinya MaryantoPetukangan Utara, Rt005/Rw05Pesanggrahan, Jakarta Selatan 12260HP 0812 810 6699============================================ (nrl/nrl)


Berita Terkait