Balik Ndeso

Balik Ndeso

- detikNews
Kamis, 11 Okt 2007 09:24 WIB
Balik Ndeso
Jakarta - Sungguh suatu kecerdikan yang luar biasa. Mencermati keterlibatan beberapa perusahaan besar dalam memfasilitasi tradisi mudik. Tumpah ruahnya individu, atau kelompok individu di jalan raya yang hiruk pikuk dengan segala ranah kekerasan telah memunculkan suatu kebutuhan interaksi dengan kelompok individu yang lain.Pada saat mau berangkat pemudik sudah dihadapkan pada berbagai macam persoalan seperti antri tiket, mondar mandir bawa barang di terminal, berjubel naik turun bus atau kereta dsb.. Di jalan raya pemudik bisa saja mengalami berbagai macam hambatan yang bisa berupa sakit karena kelelahan fisik, kecelakaan, tersesat karena tidak menguasai medan, kendaraan mogok karena rusak, bahkan ancaman dirampok, diperas dsb.. Setelah sekian masa terpisahkan dengan kelompok atau komunitasnya di negeri leluhur adalah suatu kebahagiaan batiniah yang tidak bisa digantikan oleh apa pun jika mudik ini bisa kesampaian dengan aman dan selamat. Semangat mudik merepresentasikan solidaritas sosial yang lekat sekaligus budaya khas bangsa ini secara berkesinambungan. Tujuannya sama, "balik ndeso" tetapi akumulasi kekuatan sosial paling solid terbentuk di jalan raya dibandingkan mudik yang melalui jalan udara atau laut.Di sinilah sebetulnya momen sebuah harga investasi kemanusiaan. Sekecil apa pun akan berubah menjadi gunung emas yang menyimpan kenangan paling dalam dan menyentuh. Kenangan itu akan berasimilasi menjadi sebuah ikatan batin persaudaraan bak orang tua dengan anak terkasihnya.Sayang sekali politisi kita, calon presiden, calon gubernur, calon bupati, gak ada yang mencoba memanfaatkan momentum dahsyat ini. Meski sekedar mengawal para pemudik, atau balik bareng bareng pemudik dari ibu kota ke luar kota. Pasti gemuruh pawainya tak akan ada yang mampu menyamainya dengan pawai kampanye yang lain. Karena pawainya orang mudik di berkati Lailathul Qadr. Pawainya orang mudik ditebari harum jiwa nan fitri setelah 1 bulan penuh berpuasa. Pawainya orang mudik diiring seruan takbir memuji sang penciptaYoenarsoPerum Serasi Ambarawa Semarangyunarso@ptkubota.co.id081575431644 Foto: detikFoto (msh/msh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads