Cerita Tentang Seorang Tentara

Cerita Tentang Seorang Tentara

- detikNews
Senin, 01 Okt 2007 09:11 WIB
Cerita Tentang Seorang Tentara
Jakarta - Seorang tentara datang menemui rumah seorang Biro Teknik Listrik (BTL) di wilayah Bantul. Dengan seragam lengkap menunggangi RX King yang telah dimodifikasi menanyakan perihal rumah Mbah-nya yang tak kunjung dialiri listrik. Mengetahui petugas BTL tidak ada di rumah tentara yang di lengannya bertuliskan 'PROV' tersebut meminta si petugas menemuinya di KODIM keesokan harinya. Dia juga berpesan si petugas diberi waktu selama satu minggu untuk mengalirkan listrik ke rumah Mbah-nya. Jika tidak uang harus dikembalikan segera. Karena si petugas belum pulang dari Sumatera dia tidak bisa datang ke KODIM sesuai permintaan.Beberapa hari kemudian, pada suatu sore, sang tentara datang lagi. Lagi-lagi pakai seragam lengkap tetap tidak menemukan orang yang dicarinya. Keesokannya, dia datang lagi, seragam lengkap lagi, dan berhasil bertemu dengan si petugas. Faktanya, uang biaya pemasangan listrik ternyata belum sampai ke tangan si petugas BTL. Uang tersebut diserahkan Mbah-nya pada seseorang dan orang tersebut belum menyetorkannya.Sang tentara dengan seragam lengkapnya malu. Kemudian dia mengakui bahwa yang mau pasang listrik tersebut sebenarnya bukan Mbah-nya.Fenomena ini menggelitik pikiran. Kenapa harus tentara yang datang. Kenapa dia meminta menemuinya di KODIM. Terus, kenapa dia harus selalu berseragam lengkap. Lalu, adakah hubungan tentara dengan rakyat sipil selain menjamin keamanan mereka darigangguan asing. Terus 'PROVOST'. Apa pula perannya dalam bidang kelistrikan. Tidakkah dia takut kalau yang didatanginya keluarga perwira. Pernahkah terpikir di kepalanya kalau yang didatanginya keluarga seorang wartawan senior yang siap "memamerkan" nama dan seragamnya ke seantero Nusantara. Seharusnya Indonesia sudah benar-benar merdeka dari intimidasi militer. Bahkan, dari intimidasi yang paling halus sekalipun. Pamer seragam misalnya. Duh, tentara. Kami seharusnya bisa berharap banyak padamu.S Aman BSBantul Yogyakartajakartasatu@gmail.com0274 3245024 (msh/msh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads