Mengurangi Efek Negatif Busway

Mengurangi Efek Negatif Busway

- detikNews
Jumat, 10 Agu 2007 08:10 WIB
Mengurangi Efek Negatif Busway
Jakarta - Fakta menyebutkan bahwa mayoritas masyarakat DKI Jakarta yang bepergian tidak menggunakan Busway. Mayoritas orang yang tidak naik Busway itu sekarang menanggung kemacetan yang lebih parah karena lebar jalanan dipersempit untuk Busway. Busway sudah terlanjur dibangun di mana-mana. Sudah menghabiskan dana triliunan rupiah dan juga subsidi dari Pemda DKI ratusan milyar per tahunnya. Oleh karena itu saya mengusulkan mitigasi efek negatif Busway bagi pengendara non-Busway sebagai berikut:Kecuali untuk Koridor 1 (Blok M-Kota), jalur Busway hanya eksklusif pada jam tertentu saja yang sangat sibuk. Seperti pada pagi dan sore saja. Di luar itu boleh dipakai kendaraan lainnya. Dengan demikian, jalan digunakan secara maksimal. Jangan seperti sekarang, non-Busway seperti macet minta ampun. Jalur busway kosong melompong.Supaya bisa dipakai oleh kendaraan non-Busway pada siang atau malam hari maka separator jalur Busway yang sangat membahayakan pengendara kendaraan diganti saja dengan separator besi seperti yang dipakai di Jalan Senopati. Separator besi itu menyala, ditanam di jalan pada interval per 1 meter, dan ketinggiannya di permukaan jalan hanya 2 cm saja. Membuat marka jalan berupa garis putih putus-putus pada jalur non-Busway. Saya melihat di Jl HR Rasuna Said dan Jalan Buncit, secara teori jalanan non-Busway yang dulunya 4 lajur sekarang tinggal menjadi 1 lajur. Saya sebut 1 lajur karena tidak ada marka jalan garis putih putus-putusnya yang menunjukkan lajur kendaraan. Karena tidak ada garis putih putus-putus sehingga lalu lintas menjadi semrawaut karena kendaraan seenaknya sendiri pindah lajur. Menghentikan perluasan jalur Busway pada jalan-jalan yang sempit (hanya 2 lajur saja). Pengalaman menunjukkan jalan Sultan Agung, jalan Buncit, Jalan RM Harsono, yang dulunya cukup lancar dalam sedetik menjadi macet sekali gara-gara dipersempit oleh BuswayPekik Dono PertoloGraha Arsa Lt 3Jl Siaga Raya 31 Jakarta 12510dono.pertolo@pdpnco.com08170748689 (msh/nrl)


Berita Terkait