Boikot Uni Eropa

Boikot Uni Eropa

- detikNews
Kamis, 19 Jul 2007 09:44 WIB
Boikot Uni Eropa
Jakarta - Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga. Itulah perumpamaan kondisi penerbangan Indonesia. Dari kecelakaan beruntun, larang terbang ke wilayah Eropa oleh Uni Eropa, downgrade level dari Federal Aviation Administration (FAA), berikutnya adalah wacana dari pihak Arab Saudi.Sebenarnya ada lagi dampak yang saat ini sudah dirasakan oleh maskapai penerbangan Indonesia. Baru-baru ini ada surat pemberitahuan dari salah satu maskapai penerbangan Eropa yang menyatakan pihaknya mendapat tekanan untuk tidak menggunakan maskapai Indonesia (baca: Garuda) dalam rute penerbangannya. Surat pemberitahuan ini tentu akan diikuti oleh maskapai-maskapai Eropa yang lain.Ini saatnya bagi dunia penerbangan Indonesia untuk berbenah. Dari pihak maskapai sampai pihak regulatornya untuk bersama-sama meperbaiki kondisi ini. Sudah menjadi rahasia umum bahwa ditengarai ada maskapai penerbangan yang mengurangi standar maintenance-nya untuk mengurangi biaya, atau menggunakan 'orang kuat' untuk melakukan pendekatan kepada pihak yang berwenang mengenai standar yang seharusnya. Wacana dari pihak Arab Saudi tidak perlu ditanggapi secara emosional dan berlebihan. Lebih baik ditanggapi dengan kepala dingin. Demikian pula media massa agar tidak memperuncing wacana ini dengan judul-judul atau pembahasan yang bersifat provokatif. Lebih baik digali informasi lebih dalam kepada pihak yang benar-benar berkompeten. Dalam hal ini Departemen Perhubungan, daripada melempar wacana dari pihak lain yang memang secara berita akan menjadi headline news yang menggairahkan pembaca. Dengan demikian kondisi penerbangan Indonesia akan segera menuju ke arah yang lebih baik.Untung MuladiJl Pupuk Raya 26 Balikpapanuntung.muladi@gmail.com0542760501 (msh/nrl)


Berita Terkait