Gas Alam Murah

Gas Alam Murah

- detikNews
Kamis, 05 Jul 2007 11:19 WIB
Jakarta - Manajemen gas alam Indonesia sangat buruk. Kontrol DPR kurang profesional. Bayangkan rencana penjualan gas alam cair (LNG) Tangguh ke Fujian Cina untuk 2,6 juta ton per tahun dengan harga hanya US$ 3,35/MMBtu. Masa kontrak selama 25 tahun. Harga ini pun setelah dinegosiasikan kembali setelah sebelumnya hanya US$ 2,67/MMBtu. Setelah negosiasi ulang, patokan harga minyak mentah maksimal dinaikkan dari US$ 25 per bbls menjadi US$ 38 per bbls untuk masa 25 tahun. Padahal kisaran harga minyak mentah dunia pada saat ini sudah mencapai US$ 65 - US$ 70/bbls. Tidak masuk akal apabila kita mengharapkan harga minyak mentah dunia dalam masa 25 tahun ke depan dalam kisaran US$38/bbls. Jadi jangan mengharapkan banyak bahwa gas alam Indonesia dapat reasonable harganya dalam 25 tahun ke depan. Padahal saat ini harga jual gas alam kita di dalam negeri sudah mencapai US$ 4 - 5 per MMBtu (PLN membeli gas alam dengan harga US$ 4,50/MMBtu untuk Power Plant Muara Karang). Dikatakan Dr. Kurtubi bahwa manajemen gas alam kita telah berpotensi melanggar konstitusi dan undang-undang. Penjualan LNG Tangguh ke Cina dengan harga yang tidak wajar dan lebih murah daripada harga jual dalam negeri mencerminkan bahwa pengelolaan kekayaan alam negara ini belum ditujukan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat sesuai dengan amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.Persetujuan BP Migas atas harga jual yang sangat murah tersebut menjadi aneh tatkala pada hakekatnya Cina sangat membutuhkan gas impor karena produksi gas alamnya sangat kecil. Dengan demikian, jauh sebelum LNG Tangguh dijual ke Cina, negara tersebut sangat tergantung pada minyak dan gas impor. Jadi kalaupun kondisi pasar LNG saat kontrak ditandatangani sangat lemah, maka tidak masuk akal apabila formulasi harga selama 25 tahun dipatok mati pada level harga minyak US$25/bbls. Maka sudah pada saatnya Presiden dan DPR mengevaluasi ulang kontrak-kontrak penjualan gas alam kita ke luar negeri. Mungkin untuk saat ini belum terlambat daripada tidak sama sekali. Ironi apabila kekayaan alam kita dijual keluar negeri dengan harga yang lebih murah. Sedangkan rakyat saat ini sangat membutuhkannya. Deniarto SuhartonoKompleks PERTAMINA Jln. Rotella Raya No. 11 Pondok Ranji Ciputat Tangerangdeny@murakabisejahtera.com021 7402204, 081 873 0808 (msh/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads