Bencana dan Keseimbangan Alam

Tri Novita Sari

Bencana dan Keseimbangan Alam

- detikNews
Rabu, 25 Apr 2007 07:22 WIB
Bencana dan Keseimbangan Alam
Jakarta - Masalah lingkungan hidup adalah masalah kompleks yang perlu ditumbuhkan lewat kesadaran. Terlalu sering kita mendengar bahwa bencana alam di berbagai tempat terjadi karena sikap kita tidak ramah kepada alam. Langkah pengendalian memang harus dilakukan, agar keseimbangan alam dan perilaku manusia bisa terjaga. Jika lepas kontrol, bukan hasil yang diperoleh, tapi bencana berkepanjanganlah yang akan didapatkan. Pernahkah terbesit di pikiran kita tentang makna keseimbangan? Apakah sama maknanya dengan separuh hati bertindak buruk dan separuhnya berusaha memperbaiki apa yang salah? Manusia sekarang ini lebih sering bersikap acuh tak acuh dengan apa yang terjadi di sekeliling mereka. Contoh kecil yang sering terjadi adalah meludah sembarangan. Bahkan ketika sedang berkendara orang seenaknya melempar plastik.Apakah bersikap jorok sudah menjadi budaya dan ciri khas masyarakat Indonesia? Sampai sekarang tidak ada tindakan riil dari pemerintah bagaimana menyudahi budaya yang buruk ini? Tulisan jangan membuang sampah sembarangan, jagalah kebersihan dipandang sebelah mata saja.Tidak hanya sampai di sini, kebakaran hutan, banjir, gempa bumi, tanah longsor. apakah manusia sadar apa yang harusnya mereka lakukan? Sedang apa alam hingga jadi seperti ini, jawabnya adalah keseimbangan. Bumi Indonesia sedang menyeimbangkan dengan kondisi yang ada. Semestinya manusia tahu alam juga butuh perhatian yang cukup. Pernahkah alam eminta lebih daripada itu?Pembangunan berbagai fasilitas- fasilitas baru tanpa memperdulikan dampak yang terjadi sepertinya lumrah-lumrah saja. Penggundulan hutan lindung, pencemaran air dan udara, pembangunan real-estate di daerah resapan air, dan pemusnahan suaka margasatwa bahkan lebih dan lebih banyak lagi kelakuan yang tak bertanggung jawab demi tumpukan rupiah. Dampak mulai terasa ketika orang sudah merasakan polusi sampai yang terparah bencana banjir, tanah longsor, kebakaran. Siapa yang salah dan siapa yang benar? Sekarang terlalu terlambat untuk mencari kambing hitam, langkah terbaik yaitu perbaikan dengan memulai diri untuk mengendalikan sikap acuh terhadap pelestarian alam. Langkah pengendalian memang harus dilakukan, agar keseimbangan alam dan perilaku manusia bisa terjaga. Mengembangkan sebuah fasilitas sangatlah penting bagi kita, apalagi dikaitkan dengan kebutuhan hidup. Jika lepas kontrol, bukan hasil yang diperoleh, tapi bencana berkepanjanganlah yang akan didapatkan. Memanfaatkan potensi alam dan melestarikannya seoptimal mungkin secara proporsional, agar roda kehidupan terus berjalan dan keseimbangan alam tetap terjaga.Tri Novita SariMahasiswi FTI UII YogyakartaEmail: olala_viet@yahoo.co.id_____________________________ (ana/ana)


Berita Terkait