A.Wahyudi
Praktek Terorisme di IPDN
Senin, 09 Apr 2007 10:15 WIB
Jakarta - Ketika kami melihat tayangan dari beberapa media TV, mengenai praktek penganiayaan di kampus IPDN, yang dilakukan praja senior terhadap yuniornya, siapa pun yang melihatnya tentu akan berkomentar: sadis. Tak berperikemanusiaan, barbar dan sebagainya.Saya pribadi berpendapat bahwa di kampus IPDN telah terjadi suatu praktek kekerasan yang tak jauh beda teroris. Kalau kita lihat bersama dikampus Akmil ataupun Akpol yang nantinya sebagai pengawal negara dan pengayom masyarakat, tidak harus sesadis dalam membina dan melatih yuniornya.Kalau memang untuk melatih mental dan fisik apa ya perlu dilakukan pemukulan ataupun tendangan ke bagian uluhati, paru-paru dan sebagainya. Kami sebagai warga negara tentu ingin tahu apa maksud dan tujuan pendirian institut tersebut?Kalau tujuannya untuk mencetak aparat pemerintahan yang tugas pokoknya nanti melayani dan mengayomi masyarakat, tentunya tidak nyambung. Alumnus IPDN dengan didikan kekerasan, yang tabiat dan moralnya seperti itu paling banter seharusnya ditempatkan dulu sebagai Kepala Pasar, Kepala Terminal, ataupun kepala Setasiun KA yang semua lokasi tersebut terkenal sebagai tempat-tempat berkumpulnya preman-preman, calo dan tukang peras.Dalam jangka waktu tertentu apabila dia sudah bisa mengatasi keamanan dan ketertiban di daerah kekuasaannya, baru di mutasi ke tempat yang lebih proporsional sesuai dengan bidang ilmu yang didapat misalnya ke kantor Kelurahan sebelum keinstansi yang lebih tinggi lagi, Kecamatan, Kabupaten dst. Itu yang seharusnya dikerjakan untuk membersihkan kantor-kantor pemerintahan yang selama ini masih kental dengan praktek KKN. Kalau tahapan itu belum dilalui dengan sukses, terus langsung mereka ditempatkan di tempat yang tugasnya melayani masyarakat maka yang terjadi adalah rakyat yang harus melayani mereka.A.WahyudiMenara Cardig, Jl Halim PerdanakusumaJakarta TimurEmail: achmad.wahyudi@cardig.com_____________________________________
(ana/ana)











































