Muslich Hartadi Sutanto
Ide Baru Menyumbat Lumpur Lapindo
Senin, 09 Apr 2007 09:01 WIB
Jakarta - Kasus lumpur Lapindo perlu penanganan lebih serius. Penyumbatan dengan bola-bola beton gagal. Selain itu spillway senilai milyaran rupiah untuk mengalirkan lumpur ke sungai Porong juga tidak berfungsi. Genangan lumpur juga makin meluas bahkan jalur kereta sempat lumpuh karena terendam lumpur. Terkait dengan penyumbatan sumber lumpur, penyumbatan dengan blok baja yang diisi beton atau lumpur dengan memanfaatkan gaya gravitasi mungkin bisa dikaji. Teknik ini biasanya dipakai untuk menanamkan pilar jembatan di laut, seperti yang dipakai dalam pembangunan sebuah jembatan di Jepang. Pada prinsipnya teknik ini adalah dengan cara membuat blok baja yang diapungkan di atas sumber lumpur dan kemudian blok baja tersebut diisi dengan beton atau lumpur yang dipompa ke dalam blok baja tersebut. Dengan gaya gravitasi akibat adanya beton atau lumpur yang dipompakan ke dalam blok baja, diharapkan blok baja tersebut akan tenggelam dan menyumbat lubang yang ada.Tentunya untuk menghitung ukuran blok baja yang dibutuhkan serta bentuknya dan untuk mengetahui efektivitas teknik ini, diperlukan data-data akurat untuk dimodelkan dengan simulasi komputer. Data-data yang diperlukan di antaranya viskositas lumpur, debit/tekanan lumpur, kontur dan daya dukung tanah, ukuran dan bentuk lubang serta data-data lainnya.Muslich Hartadi SutantoJl Ahmad Yani Tromol Pos 1 Pabelan, Surakarta.Email: muslich_hartadi@yahoo.comStaff pengajar Universitas Muhammadiyah Surakarta.PhD Student, Nottingham Transportation Engineering CentreUniversity of Nottingham, Inggris
(ana/ana)











































