IPDN Perlu Direvolusi

Muhamad Yoddy Saputra

IPDN Perlu Direvolusi

- detikNews
Jumat, 06 Apr 2007 10:39 WIB
IPDN Perlu Direvolusi
Jakarta - Sungguh miris hati ini kejadian STPDN terulang lagi di IPDN. Seekor keledai tidak akan terperosok di lubang yang sama, tapi mereka yang mengaku manusia dan mempunyai akal dan pikiran ternyata lebih bodoh dari keledai.Negara ini jelas sangat membutuhkan perubahan yang sangat mendasar, salah satu yang penting adalah mengubah mentalitas para abdi negara yang dididik secara khusus dan mustinya terdiri dari putra dan putri terbaik bangsa dari setiap daerah Indonesia.Negara jelas membutuhkan aparatur yang handal yang telah terdidik dengan baik. Namun jika kita melihat ke belakang ternyata hal tersebut sangat bertolak belakang dengan kenyataan yang ada. Mereka terdidik dengan cara yang salah. Mereka sudah terbiasa dengan kekerasan dan arogansi.Saran saya adalah kita harus melakukan perubahan pada IPDN bukan hanya reformasi tetapi revolusi. Bukan hanya sekedar berganti baju dari STPDN menjadi IPDN, tetapi terjadi perubahan mendasar yang radikal. Pertama, nonaktifkan Rektor dan jajaran petinggi IPDN yang tidak berguna singkirkan. Kedua, lakukan tes urin untuk seluruh pengajar, staf, pengurus, mahasiswa/i. Yang terlibat narkoba pecat dan bawa ke meja hijau. Ketiga, lakukan pemeriksaan kesucian mahasiswinya, yang sudah tidak suci lakukan pemeriksaan penyebabnya karena hobi atau karena pendisiplinan oleh senior atau karena apa. Keempat, lakukan tes psikologi untuk semua pengajar, staf, pengurus, mahasiswa/i dan yang terindikasi pendendam dan mempunyai bakat kekerasan, arogansi pecat saja.Kelima, utamakan mereka yang jujur dan berakhlak baik, kita butuh aparat yang pintar, tapi kita sangat lebih membutuhkan yang jujur.Namun semua itu membutuhkan biaya yang sangat tidak kecil, tetapi jelas kita sangat membutuhkan aparat yang terdidik dan terlatih dengan sangat baik. Kalau dibubarkan begitu saja akan sangat tidak baik. Di antara tumpukan sampah sekalipun pasti masih ada yang baik dan bagus dan masih bisa dimanfaatkan. Hanya bagaimana cara kita menyeleksi mereka.Muhamad Yoddy SaputraEmail: ainx_idoy@yahoo.co.id____________________________ (ana/ana)


Berita Terkait