Sueib
Bubarkan Saja STPDN/IPDN
Kamis, 05 Apr 2007 15:24 WIB
Jakarta - Berdasarkan pengamatan saya selama ini, sangat ironis melihat kejadian demi kejadian yang terjadi di STPDN/IPDN (yang diharapkan dapat mencetak pejabat pemerintahan yang berkualitas). Dahulu saya kuliah di salah satu perguruan tinggi di bandung, saat itu terjadi demontrasi reformasi besar-besaran, semua instituti pendidikan bergabung menjadi satu turun ke jalan untuk mendukung reformasi. Namun mahasiswa STPDN tidak mau bergabung (mungkin mereka merasa sangat eksklusif, jika saat weekend pun saat berlibur ke kota Bandung, mereka selalu bergerombolan dengan seragam kebanggaannya dan berlagak seperti jagoan).Pagi ini saya membaca di salah satu media, di situ disebutkan telah terjadi kasus pembunuhan sebanyak 35 kasus (baru terungkap 10) dan kasus seksualitas sebanyak 600 kasus (tempat pendidikan atau tempat maksiat?). Saya juga mengenal banyak orang-orang yang saat ini bekerja di pemerintahan dan kebetulan lulusan dari STPDN, moralnya sangat bobrok..Mereka sangat arogan tidak berkualitas dalam bekerja dan yang dipikirkan hanya mark up uang proyek. Bagaimana negara kita bisa maju? Saran saya ditutup saja sekolah tersebut karena sangat tidak efektif dalam proses belajar mengajar dan hanya menghabiskan uang rakyat yang dialokasikan untuk sekolah tersebut.SueibEmail: sueib_cool@boleh.com___________________________
(ana/ana)











































