Laptop DPR dan Ibu Fatimah

Setya

Laptop DPR dan Ibu Fatimah

- detikNews
Senin, 26 Mar 2007 14:22 WIB
Jakarta - Setelah membaca kisah Ibu Fatimah di detik.com, di tengah-tengah ramainya pembicaraan mengenai laptop DPR. Hati saya cukup terketuk. Kok kedengarannya seperti suatu ironi. Di satu sisi, orang berjuang mati-matian mencari nafkah menjadi penjual minyak, ibu rumah tangga hingga penarik becak dengan penghasilan Rp 20-30 ribu sehari untuk mencukupi kebutuhan anak, orang tua, dan suami. Tapi di sisi lain, orang dengan mudah menghamburkan uang Rp 19,5 juta untuk sebuah laptop yang belum tentu jelas kegunaannya. Bisa dibayangkan bagaimana perasaan Ibu Fatimah jika dia tiba-tiba melihat rekeningnya bertambah Rp 19,5 juta saja, diambil dari biaya pengadaan 1 buah laptop. Hanya sebuah pengandaian, bagaimana jika uang senilai lebih dari Rp 10 miliar disumbangkan ke orang-orang seperti Ibu Fatimah, ketimbang untuk membeli suatu perangkat yang boleh dibilang, tidak terlalu diperlukan, karena masing-masing dari mereka sudah memiliki PC atau laptop sendiri.Setyaemail: klavier@yahoo.com________________________ (ana/ana)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait