Dian Soraya Rachmawati
Saatnya Bangsa Ini Berubah
Kamis, 22 Mar 2007 15:31 WIB
Jakarta - Bangsa Indonesia 2 tahun terakhir ini dirundung berbagai macam musibah dan malapetaka. Sejak tragedi Tsunami 26 Desember 2004, sepertinya Negara ini selalu diterpa oleh berbagai macam bencana baik alam, maupun kecelakaan yang disebabkan oleh manusia.Dari semua itu, kita seperti beranggapan bahwa semua malapetaka yang terjadi adalah pertanda bangsa ini hidup dalam pemerintahan yang tidak disukai alam. Namun tenyata, sesungguhnya segala bencana alam ini merupakan suatu pertanda perubahan. Menilik dari musibah bangsa Jepang, pemboman sekutu di Hiroshima dan Nagasaki, yang telah meluluhlantakan negeri matahari terbit itu. Kemiskinan dan bencana kelaparan terjadi dalam kurun waktu yang tidak sebentar. Mereka bangkit, dan sedikit demi sedikit menciptakan suatu kekuatan baru yang lebih besar dari sebelumnya. Sesungguhnya sekutu tidak menang dalam hal ini. Karena Sekutu justru telah menjadikan posisi Negara itu kian kukuh. Ditilik dari sisi psikologis kita harus berubah. Penelitian psikologi, mengatakan faktor perubahan sifat dan karakter manusia akan dapat terjadi tatkala manusia mengalami suatu masalah dan terpaan emosi yang dahsyat, sehingga memaksa mereka untuk berpikir kembali akan jati dirinya. Pada saat itulah dia akan menuju ke titik nol dari kehidupannya dan merasa ada kebutuhan untuk berubah. Itulah sebenarnya yang perlu dilakukan bangsa kita, yaitu perubahan.Ditilik dari sebab musabab, kenapa bangsa kita perlu berubah. Lain tidaknya dengan pola pikir kita yang sudah terbentuk secara salah sejak dahulu. Karakter manusia warisan budaya manja, iri, tidak bertanggung jawab. Sayangnya pemikiran-pemikiran itu tidak berkembang, akhirnya dari kanak-kanak sampai dewasa telah terbentuk suatu karakter manusia yang pola pikirnya konstan.Terbelenggu oleh kebiasaan-kebiasaan lama kita, dan sudah saatnya kita mengubah inti pemikiran kita, mengubah kebiasaan, dan akhirnya mengubah hidup kita. Saat ini sebenarnya Indonesia sedang menuju tahap perbaikan dan perubahan. Karena sepertinya, alam dan Tuhan membantu kita untuk membuka mata dengan segala musibah-musibah itu.Dian Soraya RachmawatiJl Kalimantan 140A SinduadiMlati Sleman YogyakartaEmail: beneffin@yahoo.com___________________________
(ana/ana)











































