Arthur
Depkominfo, Republik Mimpi dan Striptease
Senin, 05 Mar 2007 13:38 WIB
Jakarta - Saya bingung dengan para pejabat kita ini. Ada titel hingga Phd, ada yang kuliah hingga keluar negeri, tapi belum juga bisa memilah mana yang parodi dan yang menghina.Apakah jajaran Depkominfo sebagai tumbal dari golongan atau orang yang tidak menyukai acara ini atau...??!! Depkominfo tolong lebih jeli lagi untuk menyomasi tayangan di TV. Akan lebih bijak jika Anda menyomasi tayangan-tayangan yang tidak mendidik.Untuk Anda ketahui di zaman sekarang ini, satu rumah bisa memiliki lebih dari 2 pesawat TV dan ada yang TV di letakan di setiap kamar anak-anaknya. Dan Anda juga sangat tahu dan mengerti acara-acara stasiun TV kita. Dari banyak stasiun. TV berapa persenkah tontonan dewasa yang di tayangkan yang sepatutnya tidak layak bagi anak di bawah umur?Jawabannya pasti Anda tahu. Just in case, antara republik (kerajaan) mimpi (Metro TV) & Paranoia (O Channel ) dan musik dangdut yang mirip dengan striptease, manakah menurut jajaran Depkominfo yang layak sebagai konsumsi publik? ArthurAlamat: Jendral SudirmanKav 1 Wisma 46 Kota BNIJakartaEmail: arthurvdm@yahoo.com
(ana/ana)











































