Waspada Kampanye Hitam Pilpres 2014

Waspada Kampanye Hitam Pilpres 2014

Aprillia Ervina - detikNews
Rabu, 02 Jul 2014 10:58 WIB
Waspada Kampanye Hitam Pilpres 2014
Tangerang - Apakah Anda mengenal istilah Kampanye hitam? Kampanye hitam atau black campaign adalah kampanye politik yang dilakukan oleh partai atau perorangan dengan tujuan untuk menjatuhkan lawan politiknya.

Kampanye hitam dapat berupa hinaan, fitnah yang terkadang mengandung SARA. Salah satu alat yang paling berpengaruh dan menguntungkan dalam melakukan kampanye hitam adalah media.

Baik itu media televisi, radio, majalah, internet, facebook, twitter, dan semua yang kita andalkan untuk mengetahui kondisi dunia dan negara kita.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menjelang pemilu yang akan dilaksanakan pada 9 Juli, yang berarti kurang lebih tinggal satu minggu lagi, maka banyak partai politik berbondong-bondong melakukan koalisi untuk berkampanye.

Bahkan, untuk memperkeruh keadaan, demi memenangkan lebih dari 50% suara, kampanye hitam pun nekat dilakukan. Sayangnya, sekarang ini, kampanye hitam yang dilakukan telah berhasil untuk mempengaruhi dan merusak citra para calon pemimpin bangsa.

Padahal, telah banyak pelanggaran undang-undang yang terjadi akibat kampanye hitam. Pelanggaran undang-undang dapat menghasilkan berbagai pidana, diantaranya adalah hukuman penjara maupun denda hingga uang seharga satu milyar rupiah.

Namun sayangnya, para pelaku politik sama sekali tidak mempedulikan hal-hal tersebut, sehingga pada akhirnya rakyatlah yang jadi korban akibat keegoisan mereka. Bahkan tidak jarang pemilik media yang menggunakan kekuatan medianya untuk mempromosikan partai politiknya serta menjatuhkan lawannya.

Hal ini mengurangi dan menurunkan kepercayaan kita pada beberapa media sebagai sumber informasi yang objektif. Lalu, bagaimana cara kita menanggapi kampanye hitam yang sedang beredar besar-besaran ini?

Berikut ini adalah tips-tips yang baik untuk dilakukan agar kita juga tidak ikut terpengaruh atau bahkan menjadi bagian dalam kampanye hitam.

Pertama, kenali ciri-ciri kampanye hitam dalam media. Media yang menjadi bagian dalam kampanye hitam biasanya akan cenderung untuk meninggi-ninggikan calon yang diusungnya.

Berbagai iklan promosi ditayangkan dan berbagai berita tentang perbuatan si calon terus menerus ditayangkan atau dimunculkan, baik itu melalui radio, televisi, majalah, atau media lainnya.

Selain itu, ciri lainnya yang membuktikan jika sebuah media mengusung atau memihak partai tertentu adalah banyaknya berita buruk yang dimunculkan tentang lawan politiknya. Tidak jarang jika hal itu tidak berdasarkan fakta dan hanya mengada-ada.

Oleh karena itu, Anda jangan terkejut jika Anda tidak dapat menemukan sedikitpun hal baik tentang calon tertentu pada majalah atau televisi atau media lainnya.

Ciri lainnya adalah seringnya kelakuan baik atau buruk pelaku politik diulang-ulang meskipun dengan judul atau tema berita yang berbeda-beda.

Kedua, Bersikaplah objektif. jika Anda menerima berita-berita berciri kampanye hitam, cobalah teliti dan selidiki. Ada tiga tipe pendengar di dunia ini.

Tipe pertama adalah orang yang saat mendengarkan berita, tanpa berpikir panjang langsung memberitahukannya pada orang lain tanpa memperhatikan dampak yang ditimbulkan bagi diri sendiri dan si pendengar. Orang-orang dengan tipe pertama disebut tukang gossip.

Tipe kedua adalah orang yang menerima informasi, namun tidak merasa penting untuk memberitahukannya kepada orang lain, sehingga yang dia lakukan hanya diam.

Seperti ada pepatah mengatakan, diam adalah emas. Sikap ini memang terkadang diperlukan. Namun, ketika dia terlalu banyak diam padahal informasi yang diketahuinya sangat penting, maka jika telah terjadi masalah, dia akan paling menyesal karena menyimpan informasi penting tersebut. Tipe ini seringkali disebut si cuek.

Tipe ketiga, yang baik untuk dijadikan contoh adalah si bijaksana. Informatif namun waspada. Jika menerima informasi yang sangat penting, maka dia akan menyelidikinya dahulu, apalagi jika menyangkut nama baik orang lain.

Jika informasi itu benar, maka ia akan mengatakannya jika menyangkut kepentingan orang lain. Namun, jika informasi itu tidak benar, maka dia tidak akan mengatakannya dan menganggapnya angina lalu saja.

Orang yang mengerti situasi dan tidak mudah terpengaruh. Bersikap objektif sangat diperlukan dalam masa-masa seperti ini, khususnya pada diri para generasi muda penerus bangsa. Kita perlu waspada pada setiap hal yang kita dengar, lihat, bahkan apa yang akan kita ucapkan sehingga hal itu tidak menyakiti orang lain.

Bisakah Anda bayangkan jika yang kita lakukan atau katakan ternyata mencemarkan nama baik orang lain? Oleh karena itu kita perlu waspada dan lambat dalam bertindak.

Janganlah menelan bulat-bulat informasi yang kita terima. Selidiku dahulu semua informasi yang kita terima sebelum kita memberitahukannya pada orang lain. Apalagi jika itu bersifat menjatuhkan orang lain.

Dalam undang-undang NKRI pun telah ditulis mengenai hal-hal yang bersangkutan dengan pencemaran nama baik serta konsekuensi yang dihadapi.

Ketiga, hindarilah black campaign dan janganlah menjadi bagiannya. Jika Anda telah melakukan kedua tips diatas, maka lakukan juga tips terakhir ini.

Jika Anda telah mengetahui ada media-media dengan ciri-ciri diatas, beralihlah ke media-media yang lebih objektif karena media yang Anda gunakan akan mempengaruhi pola pikir Anda.

Janganlah hanya karena kampanye hitam yang dilakukan para pelaku politik, kita pun jadi ikut terseret ke dalam lingkaran politik yang penuh dengan intrik serta hinaan-hinaan.

Jika Anda menemukan anggota keluarga atau teman Anda yang ikut mulai menjadi bagian dari kampanye hitam, maka Anda harus menegur mereka sehingga mereka tidak melangkah terlalu jauh. Jangan sampai hubungan persahabatan dan keluarga kita pecah hanya karena kampanye hitam.

Pada akhirnya, kiranya kita semua bersikap lebih waspada dan objektif dalam menanggapi pemberitaan-pemberitaan media mengenai kampanye politik yang diadakan saat ini.

Jika ada pemberitaan yang terkesan meninggikan atau menjatuhkan, maka yang harus kita lakukan adalah menyelidiki kebenarannya.

Marilah kita semua, khususnya para pemuda pemudi Indonesia, menjadi pewaris bangsa yang bijaksana dan bersih di masa depan. Majulah Indonesia!


Aprillia Ervina
Jl Binong Raya, Tangerang
dear_lia@hotmail.com
081297233660

(wwn/wwn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads