Penghargaan Bagi yang Taat Aturan

Penghargaan Bagi yang Taat Aturan

Adi Moch Priyanto - detikNews
Rabu, 01 Mei 2013 10:18 WIB
Jakarta - Carut marut kehidupan sosial berada di hadapan kita semua sebagai elemen yang ikut bermasyarakat pula. Entah apa yang menjadi faktor yang memberikan pengaruh terhadap permasalahan sosial yang cukup kompleks ini.

Mungkinkah aturan yang rumit? ataukah tidak adanya ketegasan aparat pemerintah? atau tidak adanya kesadaran masyarakat?

Apa pun yang menjadi faktornya, tinggal tanyakan pada diri sendiri tentang sudah sejauh mana memberikan kontribusi terhadap penyelesaian masalah sosial di lingkungannya. Berbicara mengenai kesadaran, tidak mudah menciptakannya secara langsung dan teratur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tentunya terdapat langkah-langkah yang harus dilalui sebagai upaya menciptakan kesadaran masyarakat. Persentase antara pelanggar aturan dengan yang mentaati aturan dapat dibilang jauh dari kata positif.

Artinya hal ini dapat menimbulkan beberapa kemungkinan antara yang taat sebagai pemberi warna perubahan atau yang taat menjadi budak pelanggar, begitu pun sebaliknya. Hal yang tidak diinginkan tentunya untuk terjadi.

Banyak cara dan upaya yang dapat dilakukan untuk bisa meningkatkan persentase yang taat terhadap aturan ke tahap yang lebih baik.

Salah satunya mungkin dengan memberikan penghargaan bagi orang yang berupaya untuk taat terhadap aturan. Hal ini tentunya setimpal dengan pengorbanan yang bersangkutan dalam usahanya untuk taat terhadap aturan, dengan mengabaikan ego dan gangguan serta gangguan dari para pelanggar aturan untuk mengikuti jejak negative mereka.

Oleh karenanya hal ini sangatlah baik untuk diberikan penghargaan sebagai motivasi untuk terus meningkatkan perilaku baik dalam hal mentaati aturan yang berlaku bagi dirinya dan orang lain. Ketika pelanggaran dihadiahi peringatan atau bahkan hukuman, maka perilaku taat pun haruslah demikian.

Peringatan atau hukuman bagi para pelanggar aturan tinggal ditingkatkan ketegasannya dalam upaya penertiban sosial. Ketika itu pula para pelaku yang taat aturan diberikan penghargaan dalam upaya memotivasi.

Ketika hal ini dilakukan bukan tidak mungkin perbandingan persentase itu dapat berbanding terbalik yang akan berdampak baik pada perubahan sistem sosial yang teratur.

Hidup teratur, maka prestasi pun berangsur tumbuh dan kemajuan pun tinggal menunggu waktu untuk memetik kesejahteraan masyarakat.

*Penulis adalah Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi, Universitas Pendidikan Indonesia


Adi Moch Priyanto
dhie_71@live.com
085795149015

(wwn/wwn)


Berita Terkait