Hilangnya Nurani dan Akal Sehat

Hilangnya Nurani dan Akal Sehat

- detikNews
Jumat, 27 Agu 2010 17:55 WIB
Hilangnya Nurani dan Akal Sehat
Jakarta - Trenyuh, sedih, berbaur marah, begitu menyaksikan headline sebuah televisi berita swasta dinihari menjelang sahur minggu lalu. Ada 4 (empat) orang pengemis di Temanggung Jawa Tengah dihukum pidana kurungan 1 (satu) bulan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri setempat!Β 
Β 
Kejadian demi kejadian memilukan dipertontonkan kepada masyarakat bangsanya di era 65 tahun Kemerdekaan Republik ini. Mulai dari Kasus Hukum Janda Pahlawan, Hukuman bagi Nenek renta pencuri semangka, anak jalanan jadi tersangka kasus narkoba, dan banyak lagi lainnya, dan sungguh sangat memalukan!
Β 
Merenungkan cita-cita mulia para Founding Fathers kita, tercipta masyarakat ADIL dan MAKMUR, melaksanakan Hukum haruslah berke-adil-an, menggunakan nurani dan akal sehat! Apa yang anda harapkan dan ingin capai dengan menghukum mereka seperti contoh di atas?Β 
Β 
Efek jera atau pembelajaran bagi yang lainnya. Omong kosong itu semua! Yang ada hanyalah murka ALLAH kepada kita semua. Bukankah syariat agama menganjurkan untuk menolong yang lemah, fakir dan miskin, bahkan negara dengan ketetapan 'hukum' tertingginya yaitu UUD 1945 menyatakan bahwa fakir miskin dan anak terlantar DIPELIHARA OLEH NEGARA. jadi jelas bukan untuk di penjara!
Β 
Bupati, Pejabat Muspida Temanggung lainnya (Kapolres, Kajari, Ketua Pengadilan Negeri) dan Anggota DPRD setempat, bila anda tidak bisa mengatasi masalah 4 orang pengemis tersebut mundur saja. Atau mungkin maaf anda semua sudah berbuat optimal tanpa sepengetahuan kami? Gunakan uang pribadi anda untuk memberi modal masing-masing 1 juta rupiah sehingga mereka bisa berusaha untuk mencari nafkah.Β 
Β 
Jika anda keberatan karena tidak punya uang atau mungkin kikir berdayakan Badan Amil Zakat di tempat anda. Atau wajibkan kepada para Pengusaha Besar di wilayah anda untuk menerima mereka bekerja sebagai tukang sapu atau lainnya Ini semua akan lebih mulia dibandingkan memenjarakan mereka.Β 
Β 
Coba tanya dengan nurani dan akal sehat. Apakah memang mereka ingin dan senang jadi pengemis? Mereka semua karena terpaksa menjalani kehidupan dengan mengemis demi teratasinya perut yang lapar untuk menyambung hidup.Β 
Β 
Para pembuat peraturan di negeri ini, buatlah aturan yang dapat memberhentikan para pejabat yang nyata-nyata tidak cakap dan tidak mampu mengurusi rakyatnya sehingga dapat menjadi pembelajaran buat kita semua bahwa menjadi pejabat itu tidak mudah. Apalagi jika dikaitkan dengan hikmah 'AMANAH'.Β 
Β 
Ciptakan kondisi aparatur hukum yang cerdas dengan khazanah kaidah-kaidah agama. Memiliki kepekaan nurani dan etika moral yang beradab. Sehingga, nurani batinnya terusik apabila harus menangkap, menuntut, dan memvonis pengemis? Lalu mereka selalu berdoa dan berharap jangan ada keluarga (anak-cucu) mereka yang menjadi pengemis di kemudian hari.Β 
Β 
Negara ini benar-benar akan menjadi tempat untuk hidup dan menjalani penghidupan bagi seluruh bangsanya dari seluruh strata sosial masyarakatnya.
Β 
Chairul IhsanΒ 
Perum Mutiara Sentul Blok E No 6 BogorΒ 
c_ihsan203@yahoo.comΒ 
0817128111
Β 


(msh/msh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads