Kemenangan NU Kultural

Kemenangan NU Kultural

- detikNews
Rabu, 31 Mar 2010 08:16 WIB
Kemenangan NU Kultural
Jakarta - Sebagai salah satu warga Nahdliyin yang lahir satu wilayah dengan Mbah Sahal saya sangat bergembira dengan terpilihnya kembali beliau sebagai Rais Am Nahdlatul Ulama (NU). Kiai Sahal merupakan tokoh yang selama ini menjaga haluan NU sebagai organisasi yang berorientasi pada pesantren dan pengembangan misi keagamaan. Dengan Kiai Sahal di posisi lamanya dan Said Aqil Siradj terpilih sebagai Ketua Umum baru organisasi ini muncul harapan terjadinya perubahan mendasar.

Kepemimpinan Mbah Sahal yang ketiga kalinya ini selayaknya difokuskan untuk memperkuat program pro rakyat terkait pendidikan, kesehatan, dan ekonomi umat. Hal ini karena selama ini peran sosial kemasyarakatan NU dinilai lebih sedikit dibanding peran sosial politik yang lebih mengemuka kemarin.

Tentu yang terpenting adalah memaksimalkan pelaksanaan Khittah. Selama ini pelaksanaan Khittah belum maksimal. Apalagi selama ini NU dihiasi dengan pertikaian internal berlarut-larut dalam Partai Kebangkitan Bangsa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Itu alasan penting sebagian penyokong NU menggunakan momentum istimewa ini untuk berseru: tinggalkan politik praktis kembalilah ke Khittah 1926. Mungkin intuisi dialektik yang butuh penyegaran inilah yang membuat mereka menegaskan perlunya reorientasi gerakan NU. Supaya Kaum Nahdliyin tidak terkotak-kotak oleh politik praktis.

Apalagi sebenarnya banyak Nahdliyin yang lebih menonjolkan NU dalam bingkai kultural. Golongan ini lebih banyak bergerak dalam pengembangan intelektualitas lewat pembangunan berbasis pendidikan pesantren, dan juga pembangunan interaksi sosial Nahdliyin dengan masyarakat luas. Sehingga, NU sangat berperan dalam mengatasi gejala ekstremisme dan terorisme yang muncul dalam masyarakat.

Dan, inilah kemenangan NU kultural. NU yang siap berkiprah mengentaskan kemiskinan, kebodohan, dan berbagai masalah bangsa Indonesia saat ini.

Rosi Sugiarto
Pondok TK Al Firdaus Jl Alun-alun Jatisari BSBS Mijen Semarang



(msh/msh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads