Salah satu bukti kepopulerannya dapat terbaca di mesin pencari paling ternama di dunia, Google. Jika kita memasukkan kata kunci 'kerbau' maka ditemukan kurang lebih 1.980.000 data terkait kerbau. Jumlah ini melebihi hasil pencarian dengan menggunakan nama hewan yang lebih dulu populer, buaya, yang 'hanya' menghasilkan 1.720.000 data.
Tetapi, jumlah ini memang masih lebih kecil dari lawan buaya, yaitu cicak, yang menjadi simbol 'perang urat syaraf' di antara dua institusi penegak hukum di Indonesia, Polri dan KPK. Karena dalam database Google temuan data tentang cicak telah mencapai 2.740.000 data.Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tetapi juga telah mulai bergerak keluar dari fakta-fakta asli tentang kerbau. Pada halaman pertama Google misalnya, cerita tentang kerbau banyak berpusat tentang pro kontra salah satu aksi demo 100 hari pemerintah SBY - Boediono yang membawa kerbau.
Maklum saja sejak Presiden SBY melontarkan 'kegeramannya' atas aksi demo tersebut pro kontra tersulut begitu saja. Bagi para politisi yang selama ini tidak nyaman dengan sang presiden pernyataan itu bak sebuah momentum yang sangat pas untuk melakukan 'serangan'. Mereka pun ramai-ramai mengeluarkan komentar miring.
Sebut mereka SBY dinilai terlalu banyak mengeluh di hadapan publik. Komentar-komentar ini hampir senada dengan yang disampaikan para pengamat politik yang akhir-akhir sering tak berpihak pada SBY. Sebaliknya para loyalis Presiden SBY pun tidak tinggal diam. Dalam berbagai kesempatan mereka menyampaikan pembelaan terhadap sang bos. Bagi mereka lagu band Seurieus 'Rocker Juga Manusia' yang sedikit diplesetkan (mengganti kata rocker menjadi presiden-red) adalah jawaban pembelaan yang pas.Β Β Β Β Β Β
Jadilah, media massa begitu hiruk pikuk mewadahi komentar-komentar para politisi, pengamat politik, dan para loyalis SBY tersebut. Hiruk pikuk yang seakan menyambungkan 'keriuhan' di media massa setelah kasus Candra-Bibit dan skandal Bank Century. Hiruk pikuk ini pula yang lagi telah melambungkan nama seekor hewan. Dan kali ini kerbaulah, hewan yang tengah menanggung 'popularitas' tersebut.Β Β
Ara Wiraswara
Jl Pepaya Ujung Kota Batu
Kecamatan Taman Sari Kabupaten Bogor
araswara@yahoo.co.id
08161339342
(msh/msh)











































