Mulai dari berita terjadinya ledakan bom di dua hotel terkenal di Jakarta, Pemilu Calon Legislatif, Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Indonesia. Kemudian kasus Prita Mulyasari, Bank Century, kontroversi Ujian Nasional, dan masih banyak lagi berita-berita yang sangat menyita perhatian pemirsa televisi. Sepertinya masalah-masalah di negeri ini tak pernah habis dibicarakan oleh seluruh elemen masyarakat Indonesia. Dan setelah dipikir-pikir, mengapa Indonesia sangat identik sekali dengan 'masalah'?
Contohnya saja, berita Prita Mulyasari yang menyayat hati sampai pengadilan rakyat yang turun ke dalam masalah ini. Sidang peradilan antara pasien dengan pengelola RS Omni International yang ujungnya Prita Mulyasari dibebaskan dari segala tuntutan. Baik perdata maupun pidana. Dengan adanya kasus Prita tersebut semua elemen masyarakat menuntut keadilan di negeri ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kalangan artis pun tak ingin kalah mendapatkan 'cipratan' dari permasalahan negeri ini. Presenter cantik Luna Maya sedang berurusan dengan 'wartawan' infotainment karena dikabarkan menghina profesi para wartawan. Dan, masih banyak lagi peristiwa-peristiwa yang tak bisa disebutkan satu-satu.
Indonesia yang kita kenal sebagai negara "Bhineka Tunggal Ika" kini telah 'hilang' identitasnya. Seolah masyarakat tak mendapatkan keindahan kalimat tersebut. Mereka harus selalu berhubungan dengan berbagai masalah di negeri ini. Rakyat Indonesia selalu menganggap negeri ini adalah negeri impian harapan setiap rakyat. Tetapi, keadilan sangat susah didapatkan. Pemerintah masih 'pilih kasih' terhadap keadaan rakyatnya yang berteriak: "Mana beras kami? Mana hak kami untuk bekerja yang layak? Mana hak kami untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas baik dan tidak mahal?"
Begitu miris melihat keadaan rakyat Indonesia ini pada tahun 2009. Banyak permasalahan yang harus dihadapi oleh negeri ini. Sehingga, masyarakat pun terombang-ambing karenanya. Pasti ada yang salah dengan negeri ini. Negeri yang sedang bergelut dengan ketidakadilan yang menimpa masyarakat Indonesia.
Inilah wajah bangsa pada awal tahun baru 2010. Banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Banyak masalah yang harus diperbaiki. Baik dalam segi kepemerintahan, perpolitikan, sosial, pendidikan, hukum, budaya, moral, dan lain-lain. Pemerintah berikut masyarakat Indonesia kini sedang rusak dan diperlukannya perbaikan. Imam Ghozali pernah berkata. "Kerusakan masyarakat adalah disebabkan oleh pejabat. Kerusakan pejabat disebabkan kerusakan para ulamanya. Dan, kerusakan ulama karena harta dan kedudukan".
Dari ungkapan ini dapat kita mengevaluasi diri. Kerusakan ini terjadi terus menerus dan silih berganti. Mengubahnya pun tidak semudah membalikkan telapak tangan. Perlu proses panjang dan kerja sama yang baik.
Banyak cerita kehancuran sebuah kekuasaan disebabkan tak bermoralnya masyarakat, penguasa, para ilmuan yang mengagungkan harta dan jabatan. Hal ini perlu ditanyakan apakah negeri tercinta kita ini termasuk golongan tersebut. Tetapi, kita boleh merasa lega, karena rakyat kita sudah cerdas dan 'melek' tentang berbagai permasalahan yang menimpa negeri ini. Tak lagi melulu 'melamun' dan 'berwajah polos' dalam menghadapi berbagai permasalahan. Inilah tandanya kita bisa bangkit dari keterpurukan.
Hari demi hari sepanjang 2009 telah kita lalui. Ada dinamika kehidupan negeri ini yang membanggakan. Ada pula yang mengecewakan. Sudah beberapa hari ini kita menjalankan tahun 2010. Tahun 2010 adalah tahun yang penuh harapan bagi bangsa ini. Harapan-harapan yang baik yang dapat membuat rakyat ini mendapatkan kehidupan yang layak. Harapan-harapan yang membawa kita ke keadilan yang lebih baik.
Semoga tahun 2010 adalah tahun menuju Indonesia yang lebih baik lagi. Menjadi bangsa yang bermartabat. Bangsa yang lebih beradab dan lebih bermoral baik. Bangsa yang berilmu pengetahuan. Bangsa yang relegius. Bangsa yang bisa berdiri tegak mengahadapi kerasnya kehidupan. Dan, bangsa yang cerdas dalam menyelesaikan berbagai masalah di negeri kita yang tercinta ini.
Corry Thursina RU
Jalan AH Nasution BLK No 41
Ujungberung Bandung
amie_smart_com@yahoo.com
085759932534
(msh/msh)











































