Syaban Jembatan Meraih Keutamaan Ramadhan

Syaban Jembatan Meraih Keutamaan Ramadhan

- detikNews
Sabtu, 08 Agu 2009 17:03 WIB
Syaban Jembatan Meraih Keutamaan Ramadhan
Jakarta - Bulan Syaban merupakan bulan istimewa yang di dalamnya terdapat banyak limpahan rahmat Allah SWT. Sebelum tiba dan merasakan bulan ini kita telah melalui bulan Rajab. Bulan yang dimuliakan Allah SWT.

Pada bulan ini banyak sekali peristiwa-peristiwa besar. Seperti peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad SAW yakni pada tanggal 27 Rajab. Pada tanggal ini Nabi Muhammad SAWΒ  melakukan perjalanan pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjid Al Aqsha dan beliau mendapatkan perintah dari Allah yaitu kewajiban shalat lima waktu yang harus dilaksanakan oeh seluruh kaum Muslim di dunia.

Lalu, ingatkah kita pada satu lagi peristiwa pada bulan ini. Tepatnya pada tanggal 28 Rajab tahun 1342 H, 88 tahun yang lalu Khilafah Islam terakhir, yakni kekhilafahn Turki Utsmani --yang merupakan institusi penegak syariah, pemersatu umat di seluruh dunia sekaligus pembawa risalah Islam dengan perantara dakwah dan jihad.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kewajiban shalat harus ditunaikan dengan sebaik-baiknya oleh kaum Muslim. Begitu pula dengan pentingnya kewajiban menegakkan khilafah yang juga merupakan kewajiban terbesar kaum muslim sebagai pengemban dakwah di dunia ini.

HendaknyaΒ  kita memperhatikan betul tentang pentingnya keberadaan khilafah dan berusaha berjihad untuk mewujudkan tegaknya khilafah. Keberadaan Khilafah menentukan aturan kehidupan kita di dunia ini tentunya dengan aturan-aturan yang berdasarkan syariat Islam.

Dengannya pula diharapkan dapat memulihkan keadaan umat di semua lini kehidupan. Baik bidang ekonomi, politik, sosial, maupun pendidikan yang pada masa sekarang sudah terpengaruh oleh ide-ide barat. Ide-ide itulah yang menyebabkan sistem yang dianut pemerintahan di Negara kita menjadi sistem liberalism-kapitalisme dan menghantarkan umat ke dalam lembah keterpurukan.

Oleh karena itu pada bulan Syaban inilah hendaknya kita memanfaatkan amal kita dengan baik dan mengerjakan ibadah-ibadah yang mulia dan mengharapkan ridha Allah SWT. Serta meneguhkan diri untuk terus berjuang dalam membela agama Islam dengan menyerukan penegakan syariah dan khilafah. Allohu Akbar.Β 

Annisa Musyarofah
Mahasiswa Jurusan Bahasa Arab Universitas Pendidikan Indonesia


(msh/msh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads