Dengan demikian akan tampak bahwa perekonomian dunia belum pulih dari krisis. Fakta faktanya adalah:
Kondisi Perekonomian AS: Angka Pengangguran 8.9%, tingkat pendapatan nasional turun 6.1%, investasi AS turun 38%, ekspor barang dan jasa 45%, angka kegagalan kredit naik 46%. Selain itu pemerintah Amerika Serikat telah menyutikkan uang miliaran dolar pada bank-bank yang ambruk dan perusahaan yang terlilit utang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebab, kenaikan harga saham adalah di antaranya, pertama, suntikan dana pemerintah Amerika Serikat kepada AIG. Lalu, AIG mentransfer danan tersebut ke sejumlah bank. Kemudian bank-bank tersebut mengumumkan keuntungannya. Akhirnya harga saham pun naik.
Kedua, Pemerintah Amerika Serikat mengumumkan programnya untuk menopang bank-bank AS dengan tujuan untuk memberikan sugesti bahwa bank tersebut dalam kondisi baik. Padahal setelah tujuan tercapai harga saham turun kembali.
Ketiga, Bank Sentral Amerika Serikat dan Bank Sentral Inggris membeli aset-aset beracun milik berbagai bank dan akhirnya mengakibatkan terjadinya inflasi. Semua itu membuktikan bahwa bangunan ekonomi yang tidak didasarkan pada Taqwa pasti Rapuh dan akan runtuh. Termaksud Ekonomi Kapitalisme.
Anisa
Jl Karangan No 64 Surabaya
lovedinie@yahoo.com
03177952370
(msh/msh)











































