Pendidikan Mahal

Pendidikan Mahal

- detikNews
Jumat, 12 Jun 2009 09:24 WIB
Pendidikan Mahal
Jakarta - Disadari atau tidak biaya pendidikan mahal adalah buah pahit sistem Kapitalisme yang dipaksakan terhadap negeri-negeri kaum muslim. Termasuk negeri ini.

Memang, saat ini pemerintah menjanjikan pendidikan gratis selama 9 tahun. Tetapi, hal ini hanya berlaku bagi sekolah-sekolah negeri. Padahal kenyataannya banyak siswa yang tidak dapat tertampung di sekolah negeri. Akibatnya mereka akan putus sekolah karena tidak cukup memiliki biaya.

Pemerintah sebenarnya tidak punya cukup dana untuk menyelenggarakan sistem pendidikan 9 tahun gratis. Sebagian besar badan usaha milik negara (BUMN) dan aset negara sebagai sumber penerimaan negara yang potensial ternyata telah habis dijual kepada korporat asing.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahkan banyak aset yang diobral murah. Menurut logika pragmatis pemerintah pasti akan menaikkan pajak untuk menutupi defisit anggarannya.

Buruknya sistem ekonomi, pemerintahan, dan pendidikan ini diperparah dengan kecurangan di saat ujian nasional atau ujian kelulusan yang melibatkan oknum para siswa, guru, dan pejabat pemerintah di berbagai wilayah. Pada tayangan berita sebuah stasiun TV terjadi banyak kebocoran jawaban ujian yang tertangkap oleh kamera.

Pendidikan di negeri ini selain mahal juga berkualitas rendah.Β  Umat Islam sebagai mayoritas rakyat menjadi korban yang paling parah terkena dampak kebusukan sistem ala Kapitalis itu.

Handi
Jl Syariddin 39C Pasar Minggu Jakarta
handi2009@gmail.com
085691771248


(msh/msh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads