Sejumlah besar aset negara telah diobral murah. Badan usaha negara diprivatisasi. Undang-undang BHP, Minerba, dan PMA disahkan sehingga membuat umat semakin sengsara. Undang-undang tersebut tidak lain pesanan negara dan korporat asing agar bisa leluasa mengeruk habis harta milik umat. Negara kebangsaan ini dikendalikan oleh para pemberi hutang.
Negara membebankan hutang itu kepada sekitar 220 juta total umat. Negara melepaskan tanggung jawabnya atas pendidikan, kesehatan, dan kemakmuran umat. Akibatnya harga BBM terus naik. Hanya satu kali penurunan harga BBM yang tidak mampu berperan penting. Angka pengangguran semakin tinggi, dan angka kematian ibu melahirkan dan bayi meningkat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pola hidup mewah dan bebas nilai menjamur di tengah masyarakat. Terutama kaum muda. Mereka menjadi generasi lemah, apatis, kekanak-kanakan, dan tidak pernah terlintas di dalam benak mereka akan kebangkitan. Dengan semua masalah yang menimpa negara ini apakah isu kebangkitan nasional masih relevan?
Sebuah kebangkitan hanya bisa diraih dengan konsistensi terhadap ideologi. Rahasia kebangkitan negara-negara barat terletak pada konsistensi mereka dalam memegang ideologi Kapitalisme Sekular. Kebangkitan negara-negara komunis juga berawal dari konsistensi terhadap ideologi Sosialisme Komunis.
Kapitalisme dan Sosialisme masing-masing berhasil memancarkan aturan komprehensif untuk meraih kebangkitan. Terlepas dari benar atau salahnya ideologi-ideologi tersebut.
Sosialisme telah terbukti gagal dengan runtuhnya Soviet. Kapitalisme menunjukkan tanda-tanda kegagalan dengan terjadinya krisis ekonomi di Amerika dan negara-negara barat.
Nasionalisme tidak lagi relevan dengan ideologi kebangkitan sebab ia tidak mampu memancarkan aturan komprehensif. Begitu pula dengan isme-isme lainnya. Mereka semua gagal meraih kebangkitan.
Satu-satunya ideologi kebangkitan yang layak diterapkan adalah Islam. Islam merupakan ideologi khas yang memancarkan aturan komprehensif untuk meraih kebangkitan. Islam telah terbukti lebih dari seribu tahun meraih kebangkitan.
Umat pernah melakukan kesalahan fatal dengan meninggalkan Islam dan mengadopsi ideologi yang rusak. Kesalahan ini menjadi penyebab utama runtuhnya Sistem Islam.
Para penjajah memanfaatkan kesalahan itu untuk menghancurkan Negara Islam tahun 1924. Sejak saat itulah umat semakin jauh meninggalkan Islam. Keadaan mereka semakin memburuk di bawah kemerdekaan palsu dan kebangkitan semu.
Namun, kini umat semakin sadar akan kebangkitan hakiki. Mereka yakin hanya Islamlah yang bisa mengantarkan mereka kembali kepada kebangkitan. Gerakan Islam menjadi lokomotif kebangkitan itu dengan menyadarkan umat, mencampakkan ideologi rusak, membongkar makar penjajah, dan membina umat secara konsisten.
Semakin lama kesadaran itu semakin mengkristal. Dan kini, wujud kebangkitan yang sesungguhnya hanyalah masalah waktu.
Handi
Jl Syariddin 39C Pasar Minggu Jakarta Selatan
handi2009@gmail.com
085691771248
(msh/msh)











































